Rabu, Juli 23, 2008

Asap rokok untuk anak(mu)

Malam itu kami sedang makan malam di salah satu tempat makan di Tamini Square. Tadi sore, Lintang sudah pengan makan malam di luar. Saat itu, tempat makan itu tak seperti biasanya yang selalu ramai dengan para pengunjung. Tapi kali ini tidak. Jadi kami pun bisa dengan segera menikmati makanan dan minuman yang kami pesan. Konon, kabarnya tempat makan ini pelayanannya kurang baik, itu menurut salah satu teman.

Udara di ruangan tersebut memang tak seperti biasanya yang selalu dingin. Kali ini terasa agak sedikit panas. Mungkin ini salah satu akibat adanya himbauan efisiensi penggunaan energi yang dicanangkan oleh pemerintah. Entahlah. Istriku sudah meminta kepada pelayanan untuk melihat kondisi pendingin udara. Mungkin saja salah pengaturannya. Dia sangat kegerahan. Maklumnya, ibu-ibu yang sudah hamil tua seperti dia, mudah sekali kegerahan :p

Tak jauh dari tempat duduk kami, di seberang meja sepasang pasutri sedang asyik berbincang. Di tangan mereka masing-masing terselip sebatang rokok yang sedang menyala. Sesekali asap mengepul di sela-sela perbincangan mereka. Di sebelah mereka, sebuah kereta bayi di letakkan. Rupanya mereka adalah pasangan muda dengan seorang bayi. Tak lama, tangan kiri sang ayah telah menggendong bayi yang kira-kira baru berumur setahun itu. Sedangkan sang ibu, mencoba untuk memberikan sesuap makanan kepada bayinya. Namun, di sela-sela kegiatan tersebut, mereka berdua masih tetap menghisap rokok di tangannya. Asap rokok pun mengepul memenuhi ruangan itu.

Melihat hal itu, istriku menggeleng-gelengkan kepala. Rupanya agak sebal dengan kelakuan pasangan muda tersebut. Nggak yang laki atau perempuannya, keduanya merokok di depan bayinya. Uhh... apa mereka nggak peduli dengan kesehatan bayinya, atau mereka nggak tahu efek dari perbuatannya tersebut. Aku rasa mereka juga bukan orang yang tak berpendidikan, tapi mengapa melakukan hal tersebut. Sungguh aneh.

Setiap anak yang lahir mempunyai hak-hak yang harus dipenuhi oleh orang tuanya. Yaitu hak mendapat pengasuhan, hak mendapatkan kesehatan, hak mendapatkan pendidikan dan hak mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan. Jadi, merokok di depan bayi jelas-jelas telah melanggar hak mendapatkan kesehatan bayi tersebut sebagai seorang anak!

"Duh, maafkan kedua orang tuamu nak yang nggak mau peduli denganmu", batinku lirih.

* * gambar diatas bukan gambar asli di TKP, hanya ilustrasi belaka (lagian gile aje kalo aku motret pasutri perokok tsb., kalo ketahuan bisa digebukin, ngapain nyampurin urusan orang laen :p)
** btw, selamat hari anak nasional ya.


Bacaan lain:
- Dampak orang tua perokok pada anak

Senin, Juli 21, 2008

Penyambutan Siswa Baru SD Angkasa 4, Jakarta

Rabu, 16 Juli 2008, jarum jam baru menunjukkan pukul 06.30 pagi. Namun, jalan Lubang Buaya sudah terasa macetnya. Maklum, ini adalah hari pertama kembali ke sekolah. Liburan selama hampir 2 minggu telah usai. Wah, Jakarta pasti akan kembali ke selera asal deh.

Bagi Lintang, ini adalah kalo pertama dia akan menginjakkan kaki di bangku sekolah dasar. Alhamdulillah, akhirnya dia bisa meneruskan sekolah juga di esde. Maklum, dengan usianya yang belum genap 6 tahun tersebut, bulan-bulan kemaren agak kesusahan juga mencari sekolah dasar yang bersedia menerimanya. Untunglah, di SD Angkasa IV ini dia bisa diterima, walaupun harus menjalani serangkaian tes, mulai dari tes menulis, membaca, berhitung, logika dan wawancara. Terharu rasanya, ketika melihat dia begitu semangat untuk masuk sekolah dasar.

SD Angkasa IV yang berlokasi di dalam komplek perumahan dinas Angkatan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, pagi itu sangat ramai sekali. Ternyata mereka mempunyai tradisi unik untuk menyambut kedatangan siswa baru. Para siswa baru tersebut di kumpulkan di dalam halaman sekolah, lurus dengan pintu gerbang. Para ibu-ibu dan orang tua wali murid tidak diperkenankan untuk mendampingi anak-anak mereka. Orangtua tersebut telah disediakan tempat tersendiri tak tauh dari anak-anak mereka.

Tepat pukul 07.00 WIB, acara dimulai. Dibuka dengan iringan tabuhan rebana di sisi sebelah kiri pintu masuk. Grup rebana ini terdiri dari 7 orang siswa kelas 4 dan 5. Seiring dengan tabuhan rebana ini, para siswa baru diminta menuju ke tengah lapangan dengan berbaris rapih kemudian duduk di tengah lapangan. Namun namanya anak-anak, mana bisa rapih :D. Selanjutnya salah seorang guru, memberikan sedikit panduan dan menerangkan beberapa kegiatan yang diadakan oleh SD Angkasa IV. Satu persatu bentuk kegiatan tersebut di tampilkan diantaranya bola basket, bulutangkis, tenis meja, karate, pramuka, PMR-usia dini, menari, menyanyi (bina vokalia) dan marching band. Inilah beberapa kegiatan ekstrakulikuler yang bisa diikuti oleh para siswa di SD Angkasa IV nantinya.

Yang paling terkesan, saat prosesi penyambutan siswa baru. Para siswa baru tersebut disambut dengan Tari Pendhet, sebuah tari penyambutan dari Bali. Gerakan lincah dan luwes dari 4 penari yang berasal dari siswa kelas 5 dan 6 begitu memukau para siswa dan ibu-ibu serta orang tua wali murid. Tak terkecuali dengan Lintang. Matanya tak berkedip melihat kakak-kakak kelas yang membawakan tarian tersebut.

Selanjutnya adalah acara penyerahan siswa baru kepada pihak sekolah dilaksanakan secara simbolis dari perwakilan orang tua wali murid. Keseluruhan acara di tutup dengan demo marching band, keliling lingkungan sekolah dan penyerahan peralatan sekolah dan buku-buku.

Ya, begitulah serangkaian acara penyambutan siswa baru di SD Angkasa IV. Saya yakin, pembaca yang lain juga punya pengalaman seru saat pertama kali anaknya masuk SD.

Rabu, Juli 16, 2008

Flock, browser sahabat blogger

Bagi Anda yang sudah bisa dikatakan sebagai blog-holic, ini merupakan kabar yang cukup menggembirakan. Apalagi jika saat ini, kita telah memiliki banyak account blogging, jejaring sosial, webmail dan media sharing maka bisa jadi browser ini bisa membantu kepuyengan Anda mengelola semua itu karena semua bisa dilakukan di satu tempat saja.

Flock versi 1.2 adalah nama browser tersebut yang telah diluncurkan pada pertengahan Juni tahun ini dengan menggunakan basis code Firefox 3. Flock ini adalah sebuah browser yang bisa dikatakan sangat memanjakan para bloger. Betapa tidak, menggunakan Flock, kita bisa melakukan penambahan posting di blog yang kita miliki dengan mudah.

Menurut saya, secara keseluruhan, dibandingkan dengan browser lainnya, fitur blogging sangat ditonjolkan di browser ini. Utilitas yang dibutuhkan oleh bloger untuk menuliskan ide-idenya bisa langsung difasilitasi, misalnya fitur pengelolaan blog. Dengan fitur ini, kita bisa langsung melakukan posting ke web-blog yang kita miliki, tanpa harus melakukan login lagi.

Perangkat dukungan terhadap kebutuhan blogging yang tersedia di browser ini, antara lain:

  • Web Search
    Tool ini ditujukan untuk dapat melakukan pencarian secara cepat ke beberapa search engine. Diantaranya Google, Yahoo dll. Fitur ini sama persis dengan yang dimiliki oleh Firefox.
  • Photo Uploader
    Menggunakan fitur ini, kita bisa melakukan upload file-file gambar yang berada di harddisk ke beberapa website penyedia layanan photo sharing seperti Picasa, PhotoBucket dll. Fitur ini juga menyediakan fasilitas untuk croping file secara mudah.
  • Web Clipboard
    Dengan menggunakan fitur ini, kita dengan leluasa mengambil konten-konten dari web berupa teks, tautan ataupun gambar untuk disimpan dan dapat digunakan sewaktu-waktu dengan cara yang mudah, yakni cukup dengan cara click and drag.
  • Feeds
    Gunakan tools ini untuk berlangganan artikel melalui rss juga menjadi lebih mudah. Kita dijamin tak akan lagi ketinggalan berita dari website berita favorit kita, karena browser ini juga menyediakan mengelolaan rss dengan sangat mudah dan cepat menggunakan menu Tools|Feed kemudian klik Feed Option|Add feed dan masukkan URL rss yang ingin dinikmati.
  • Blog Editor
    Aplikasi ini hampir mirip dengan addon Mozila Firefox, Performancing atau ScribFire. Bedanya, tentu saja, aplikasi ini telah disempurnakan dengan menambahkan fitur-fitur yang baru. Tidak hanya bisa digunakan untuk menulis draft sebuah posting dan melakukan publish semata, namun bisa juga untuk memasukan file multimedia yang tersebar di jejaring sosial ke blog yang kita miliki. Dengan menggunakan fitur ini, kita bisa dengan cara offline pada saat menuliskan artikel. Koneksi ke internet hanya digunakan pada saat kita membutuhkan untuk melakukan publikasi dari tulisan blog tersebut. Kita tak perlu khawatir, draft tulisan akan hilang karena dia akan tersimpan di harddisk kita.
  • Media Bar
    Perangkat ini bisa kita gunakan untuk mencari file-file multimedia (gambar dan video) yang tersedia secara online.
Pada browser Flock disediakan juga beberapa menu samping (sidebar) yang memudahkan melakukan akses ke akun dan layanan jejaring sosial seperti Digg, Facebook, Flickr, YouTube dan lan-lain. Tak hanya itu, bebarapa account webmail Anda di Gmail atau Yahoo bisa juga dikelola dengan mudah dengan menggunakan browser ini.

Interface yang dimiliki Flock tak jauh beda dengan Firefox. Ya iyalah, (masak ya iya dong). Bisa dikatakan Flock merupakan turunan dari Firefox. Tetapi Flock lebih banyak tampilan grafisnya misalkan tampilan window dan tabbed yang lebih indah. Selain itu, dominasi warna biru juga lebih sejuk. Apalagi , beberapa add-ons/extension bisa di pasang di browser ini.

Namun, pada versi 1.2 ini, menurut saya masih terdapat kekurangan pada fitur Blog Editor, dimana kita tak bisa secara langsung menempelkan file gambar atau video dari harddisk atau media penyimpan lokal di komputer kita pada Blog Editor. Tak ada menu browse ke hardisk untuk melakukan hal itu. Kita hanya dapat diperbolehkan menempelkan file gambar atau video yang telah di upload di internet saja. Jadi untuk menyisipkan file berpa gambar dan video, kita terlebih dulu di haruskan mengupload terlebih dahulu, kemudian tautan link tersebut yang akan kita panggil untuk disisipkan di artikel kita. Ini mungkin masih kalah dengan menu editor di Blogger ataupun di Wordpress dimana terdapat pilihan untuk menyisipkan file gambar dan video baik secara langsung dari harddisk lokal maupun dari layanan online lainnya.

Untungnya, kekurangan tersebut bisa dimaklumi karena sampai saat ini browser ini bisa diunduh secara gratis. Asyiknya...

Senin, Juli 14, 2008

Senyuman Uang Seceng

Punya duit ini khan?
Pernah perhati'in gak, kalo ternyata pembuat desain uang seribuan itu punya selera humor yang tinggi :D. Coba perhatikan uang seribuan Anda. Ternyata ada icon smile di kancing bajunya Kapitan Patimura.

Masih belum ketemu?
Ini di gedein lagi!

Masih belum ketemu juga di uang yang Anda punya, hati-hati, mungkin uang Anda itu uang palsu.

Jika masih kesulitan mengetes keaslian uang Anda, silakan kirimkan ke alamat saya uang tersebut, semakin banyak yang Anda kirimkan, semakin baik.
Hehehe.... :p

Sumber: Guyon-Yukk
* Setiap uang yang terlanjur dikirimkan ke alamat saya, tidak ditanggung pengembaliannya.
* Hati-hati penipuan, artikel ini hanya guyonan semata.
* Jika ada pihak-pihak yang merasa dirugikan atas penyalahgunaan artikel ini, diluar tanggungjawab saya.

Kamis, Juli 10, 2008

Google Lively

Google meluncurkan mainan terbaru. Namanya Lively. Ini merupakan sebuah program aplikasi avatar, yaitu sebuah representasi grafis dari seseorang pada sebuah ruang bincang/chatroom. Beda dengan avatar lainnya, Lively terkesan lebih 'hidup' dengan tampilan grafis 3 dimensinya. Jika selama ini dengan menggunakan avatar biasa, bisa jadi semua kesan pribadi (smiley) pada ruang bincang ditampilkan dengan tanda-tanda tertentu, maka dengan menggunakan Lively semua terasa lebih nyata. Kita bisa berbincang dengan lawan bicara sambil melakukan kegiatan duduk, berdiri, tersenyum bahkan memeluk, mencium dan lainnya menggunakan karakter avatar yang kita miliki.

Instalasi Aplikasi Lively
Untuk dapat memulai menggunakan aplikasi ini, pertama kali kita harus mendownload sebuah instaler program Lively yang bisa di download dari website Lively. Program ini adalah sebuah aplikasi plugin yang saat ini baru bekerja pada Ms Internet Explorer dan Mozilla Firefox. Selanjutnya klik Run dan jalankan proses instalasi dan download file-file aplikasi secara online.

Setelah proses instalasi selesai, kita bisa memilih ruang/room di alamat http://www.lively.com/rooms. Kita pun bisa juga membuat room baru, yang tentu saja untuk melakukan ini kita harus login terlebih dahulu menggunakan account Google yang telah kita miliki.

Membuat karakter avatar
Setelah melakukan login dan memilih room, kita bisa membentuk karakter avatar yang kita inginkan. Caranya pilih icon My Avatar yang di gambarkan dengan gambar orang. Kemudian bisa dipilih gambar karakter yang diinginkan. Selanjutnya klik saja di gambar tersebut kemudian pilih Select Avatar.

Beberapa fasilitas lain selain membuat karakteristik avatar yang disediakan adalah:
My Avatar, digunakan untuk membuat avatar baru sesuai dengan karakteristik yang diinginkan.

My Wardrobe, digunakan untuk memilih busana dan aksesoris yang diinginkan untuk di pakai oleh karakter yang kita miliki.

People, digunakan untuk melihat pengguna lain yang sedang online di room.


Invite People, digunakan jika kita menginginkan untuk mengundang pengguna Lively lain untuk bergabung di room

Furniture & Things, digunakan untuk menambahkan barang-barang dan benda-benda untuk di tambahkan di room.

Move Furniture, digunakan untuk memindahkan orang/karakter dan benda-benda yang berada di room.


New Room/ Room Properties, digunakan untuk membuat room baru atau mengubah dari room yang sedang digunakan.

Room List, digunakan untuk melihat room apa saja yang sudah tersedia di Lively.

Sayangnya, seperti biasa, sebagai pengguna internet yang miskin bandwith di negara ini, bisa jadi saya (atau mungkin juga Anda) tidak bisa leluasa chat menggunakan lively ini. :( Namun, bagi Anda yang tidak masalah dengan bandwith, chat dan berbincang menggunakan Lively sungguh menyenangkan, sebab segala kegiatan kita di dunia maya ini seakan-akan nyata. Misalnya, jika kita kesal dengan lawan bicara, kita bisa tendang lawan bicara tersebut sesuka hati kita :p.


Jadi, tunggu apa lagi saya tunggu Anda di room saya ya...

Rabu, Juli 09, 2008

Obrolan kampung di pojok gang

Malam itu, beberapa orang berkumpul di sebuah jalan di depan rumah seorang warga yang kebetulan sedang mendapat musibah atas meninggalnya seorang anggota keluarga mereka. Berdasarkan informasi, jenasah datang ke rumah duka sejak tadi jam 4 sorean. Aku nggak tau pasti, karena aku sampai rumah sekitar jam 8.30 malam. Namun, kabarnya, jenasah baru besok akan di makamkan. Mobilku pun tertahan di ujung jalan dan terpaksa harus aku parkir di kebon kosong tak jauh dari rumah itu. Maklum, jalan menuju ke rumah tertutup oleh keramaian ini.

Kira-kira pukul 12 malam, kulihat beberapa orang bapak yang ikut ta'jiah masih berkumpul. Jumlahnya kira-kira sepuluh orang. Pak RT juga masih ada disana. Kali ini tak terdengar lagi lantunan ayat-ayat suci yang tadi sore masih sempat secara samar-samar aku dengar. Tak ada lagi suasana sedih dan berkabung. Bapak-bapak itu lebih asyik berbincang tentang berbagai hal. Ditemani kue-kue kecil, seteko kopi dan kacang kulit, obrolan mengalir tak tentu arah. Aku akhirnya bergabung di obrolan itu.

Bisa jadi, diantara yang kumpul malam itu, aku merupakan 'anak bawang'. Memang, aku jarang punya kesempatan berkumpul dengan warga lain seperti ini. Kesibukan kerja dan kuliah kerap aku jadikan alasan :p. Ternyata menarik juga ngobrolin berbagai hal dengan orang-orang yang mempunyai latar belakang berbeda-beda ini. Suatu topik bahasan yang meluncur tentang rata-rata adalah politik yang lagi rame dibahas. Terutama tentang pilkada dan suksesi 2009. Kemudian tiba-tiba saja beralih topik menjadi topik hukum, yaitu tentang tertangkapnya beberapa jaksa atas dugaan suap. Topik-topik yang berat ini, bisa jadi bahan becandaan dan bukan menjadi hal serius dalam obrolan ini. Menarik juga ya...

Aku lebih banyak diam, namun kadang-kadang menimpali. Maklumlah, 'anak bawang' :p
Tak terasa waktu begitu cepat berlalu dan kantukku rupanya tak tertahankan. Akhirnya aku mohon diri untuk beristirahat karena esok pagi aku juga harus melanjutkan aktivitas.

Selasa, Juli 08, 2008

Ngintip proses pembuatan donat enak?


Ada yang baru (sebenarnya sih gak baru-baru amat sih, udah ada kurang lebih 1 bulanan lah-pen) di Mall Pondok Gede 2. Sebuah gerai J.Co Donut, melengkapi beberapa gerai-gerai yang telah hadir sebelumnya. Tapi ada yang berbeda (tentu saja) dengan gerai J.Co ini. Pengunjung bisa leluasa untuk melihat pembuatan donat enak ala J.Co. Nama kerennya visible kitchen. Apa nggak takut ya pihak J.Co kalo resep pembuatan donatnya diketahui orang lain trus di tiru? Khan bisa jadi saingan baru tuh?

Senin, Juli 07, 2008

Belajar dari Po, Kungfu Panda

Tulisan di bawah ini, asalnya dari Kaskus, karena menurut saya menarik, jadi saya posting aja di blog ini. Semoga bisa bermanfaat bagi siapa aja yang membaca.
------------------------
Po , si Panda jantan, yang sehari-hari bekerja di toko mie ayahnya, memiliki impian untuk menjadi seorang pendekar Kung Fu. Tak disangka, dalam pemilihan Pendekar Naga, Po dinobatkan sebagai Pendekar Naga yang dinanti-nantikan kehadirannya untuk melindungi desa dari balas dendam Tai Lung.

Saat menonton film animasi ini, kita seperti diingatkan tentang beberapa hal:

  1. The secret to be special is you have to believe you're special.
    Po hampir putus asa karena tidak mampu memecahkan rahasia Kitab Naga, yang hanya berupa lembaran kosong. Wejangan dari ayahnya-lah yang akhirnya membuatnya kembali bersemangat dan memandang positif dirinya sendiri. Kalau kita berpikir diri kita adalah spesial, unik, berharga kita pun akan punya daya dorong untuk melakukan hal-hal yang spesial. Kita akan bisa, kalau kita berpikir kita bisa. Seperti kata Master Oogway, You just need to believe.

  2. Teruslah kejar impianmu.
    Po , panda gemuk yang untuk bergerak saja susah akhirnya bisa menguasai ilmu Kung Fu. Berapa banyak dari kita yang akhirnya menyerah, gagal mencapai impian karena terhalang oleh pikiran negatif diri kita sendiri? Seperti kata Master Oogway, kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, saat ini adalah anugerah, makanya disebut Present (hadiah). Jangan biarkan diri kita dihalangi oleh kegagalan masa lalu dan ketakutan masa depan. Ayo berjuanglah di masa sekarang yang telah dianugerahkan Tuhan padamu.

  3. Kamu tidak akan bisa mengembangkan orang lain, sebelum kamu percaya dengan kemampuan orang itu, dan kemampuan dirimu sendiri.
    Master ShiFu ogah-ogahan melatih Po. Ia memandang Po tidak berbakat. Kalaupun Po bisa, mana mungkin ia melatih Po dalam waktu sekejap. Kondisi ini berbalik seratus delapan puluh derajat, setelah ShiFu diyakinkan Master Oogway -gurunya- bahwa Po sungguh-sungguh adalah Pendekar Naga dan Shi Fu satu-satunya orang yang mampu melatihnya. Sebagai guru atau orang tua, hal yang paling harus dihindari adalah memberi label bahwa anak ini tidak punya peluang untuk berubah. Sangatlah mudah bagi kita untuk menganggap orang lain tidak punya masa depan. Kesulitan juga acap kali membuat kita kehilangan percaya diri, bahwa kita masih mampu untuk membimbing mereka.

  4. Tiap individu belajar dengan cara dan motivasinya sendiri.
    Shi Fu akhirnya menemukan bahwa Po baru termotivasi dan bisa mengeluarkan semua kemampuannya, bila terkait dengan makanan. Po tidak bisa menjalani latihan seperti 5 murid jagoannya yang lain. Demikian juga dengan setiap anak. Kita ingat ada 3 gaya belajar yang kombinasi ketiganya membuat setiap orang punya gaya belajar yang unik. Hal yang menjadi motivasi tiap orang juga berbeda-beda. Ketika kita memaksakan keseragaman proses belajar, dipastikan akan ada anak-anak yang dirugikan.

  5. Kebanggaan berlebihan atas anak/murid/diri sendiri bisa membutakan mata kita tentang kondisi sebenarnya, bahkan bisa membawa mereka ke arah yang salah.
    Master ShiFu sangat menyayangi Tai Lung, seekor macan tutul, murid pertamanya, yang ia asuh sejak bayi. Ia membentuk Tai Lung sedemikian rupa agar sesuai dengan harapannya. Memberikan impian bahwa Tai Lung akan menjadi Pendekar Naga yang mewarisi ilmu tertinggi. Sayangnya Shi Fu tidak melihat sisi jahat dari Tai Lung dan harus membayar mahal, bahkan nyaris kehilangan nyawanya. Seringkali kita memiliki image yang keliru tentang diri sendiri/anak/murid kita. Parahnya, ada pula yang dengan sengaja mempertebal tembok kebohongan ini dengan hanya mau mendengar informasi dan konfirmasi dari orang-orang tertentu. Baru-baru ini saya bertemu seorang ibu yang selama 14 tahun masih sibuk membohongi diri bahwa anaknya tidak autis. Ia lebih senang berkonsultasi dengan orang yang tidak ahli di bidang autistik. Mendeskreditkan pandangan ahli-ahli di bidang autistik. Dengan sengaja memilih terapis yang tidak kompeten, agar bisa disetir sesuai keinginannya. Akibatnya proses terapi 11 tahun tidak membuahkan hasil yang signifikan. Ketika kita punya image yang keliru, kita akan melangkah ke arah yang keliru.

  6. Hidup memang penuh kepahitan, tapi jangan biarkan kepahitan tinggal dalam hatimu.
    Setelah dikhianati oleh Tai Lung, Shi Fu tidak pernah lagi menunjukkan kebanggaan dan kasih sayang pada murid-muridnya. Sisi terburuk dari kepahitan adalah kita tidak bisa merasakan kasih sayang dan tidak bisa berbagi kasih sayang.

  7. Keluarga sangatlah penting.
    Di saat merasa terpuruk, Po disambut hangat oleh sang ayah. Berkat ayahnya pula Po dapat memecahkan rahasia Kitab Naga dan menjadi Pendekar nomor satu. Sudahkah kita memberi dukungan pada anggota keluarga kita?
Sumber: Kaskus

Family gathering @ Lembang - Bandung

Jauh-jauh hari, saat aku kasih tau kalo kita akan jalan-jalan ke Bandung, Lintang begitu senangnya. Kebetulan musim liburan kali ini, kantorku mengadakan acara kumpul bersama dengan seluruh karyawan. Lokasinya di Putri Gunung Hotel, Lembang - Bandung.

Kami berangkat dari rumah menggunakan kendaraan sendiri sekitar jam 08.30 WIB. Perjalanan lumayan tersendat. Di Tol Cikampek perjalanan tersendat gara-gara sebuah kontainer patah melintang di tengah jalan. Begitu pula saat masuk pintu tol keluar Pasteur... wuihh... macetnya minta ampun.

Berhubung saya sendiri tidak banyak tau jalan-jalan di Bandung, sempet was-was juga, takut nyasar. Beberapa kali aku coba telpon Bang Okto yang kabarnya sudah pakar banget tentang seluk beluk Bandung dan sekitarnya :D. Jalan menuju Lembang lewat Setiabudi macet total. Kendaraan hanya bisa bergerak sedikit-sedikit. Macetnya Jakarta ternyata tak semacet Bandung. Di Jakarta walaupun macet, namun jalannya rata, tak menanjak seperti jalan menuju Lembang ini. Apalagi saat melintasi Terminal Ledeng. Waaaaahhhh... kaki sampai pegal-pegal nginjek kopling.

Setelah melalui 'ujian' yang amat berat, kami sampai juga di Hotel Putri Gunung, tempat dimana acara famgat kali ini diadain. Aku pikir, kami sudah yang paling terlambat datang. Ternyata, rombongan lain yang ikut bis juga belum pada dateng.

Setelah melapor ke panitia, kami mendapatkan kunci kamar. Kemudian kami makan siang. Maklumlah, perut sudah sangat keroncongan. Lintang, seperti biasa udah tak sabar untuk nyemplung ke kolam renang.

Rombongan akhirnya satu persatu berdatangan. Acarapun di mulai dengan basa-basi sambutan dari pembawa acara kemudian pengundian doorprise. Di pengundian pertama ini, aku langsung dapat sebuah doorprise sebuah magic com yang akan menambah koleksi diatas lemari. Alhamdulillah, walaupun sedikit kecewa. Kabarnya yang telah mendapat doorprize sudah tak akan mendapat kesempatan untuk meraih grandprize, sebuah gelang emas seberat 9,4 gram!

Sore hari, setelah kami istirahat sejenak, acara dilanjutkan di sebuah lapangan tak jauh dari hotel. Acaranya berupa lomba macam-macam, mulai dari sepak bola gawang kecil, tarik tambang, bakiak dan lomba untuk anak-anak. Acaranya sangat seru. Beruntunglah aku karena bisa memenangkan lomba tarik tambang mewakili divisiku. Juara 1 melawan bagian umum (temen-temen driver). Ini baru pertama dalam sejarah famgat di kantorku, driver bisa dikalahkan dalam pertandingan tarik tambang! hehehe...

Acara di lanjutkan malam harinya dengan acara ramah tamah dan penarikan grandprize. Tak lupa ditutup dengan acara kambing guling.

Secara keseluruhan, acara famgat kali ini cukup lumayan sukses. Para panitia kelihatan kompak untuk menyiapkan suksesnya acara ini. Hal ini terlihat mulai dari persiapan sovenir, kaos, jaket, akomodasi dan lain-lain.

Apalagi Hotel Puteri Gunung ini. Tempatnya nyaman untuk bersantai dengan latar belakang pemandangan Gunung Tangkuban Perahu. Udaranya segar cenderung dingin dan berkabut, mak nyesss!. Suasana penat bisa hilang dan menjadi terasa dingin-dingin ngantuk. Tapi, rasa pengen tidur segera sirna karena pemandangan yang asri membuat tetap berjaga. Kita dapat berenang di kolam renang yang dingin, jalan-jalan di pohon-pohon cemara yang menjulang tinggi, melihat rusa, memancing dan lain-lain.

Satu hal yang menurutku kurang menarik, mungkin jika acara famgat tak diadakan di Bandung, bisa jadi lebih mantap lagi. Maklum, aku baru tahu, pada saat musim liburan kayak gini, Bandung benar-benar sebuah kota termacet di Indonesia.