Minggu, September 06, 2009

Yuk, bayar tol pakai e-Toll Card...

Saya merupakan salah satu dari sekian banyak pengguna jasa tol. Minimal sehari 2 kali melewati jalan tol, yaitu untuk berangkat dan pulang kerja. Sampai saat ini, hal yang paling menjengkelkan adalah ketika harus antri di pintu tol hanya untuk sekedar membayar tol. Biasanya ini saya alami pada pagi hari saat melintasi pintu tol dalam kota (Cililitan - Cawang). Saya tidak tahu, apa yang menyebabkan antrian panjang tatkala ada di pintu tol. Antrian yang panjang, kadangkala membuat suasana pagi yang seharusnya cerah menjadi muram.


Menurut analisa saya, bisa jadi antrian yang panjang ini disebabkan banyaknya pengguna jasa tol yang tidak membayar dengan uang pas, sehingga ada waktu lebih yang digunakan petugas pintu tol untuk mencari uang kembalian mereka. Bahkan, beberapa hari yang lalu, pintu-pintu tol dalam kota Jakarta ini kehabisan uang kembalian..Fyuhhhh...

Tidak bisa dipungkiri, memang banyak diantara pengguna tol memanfaatkan pintu-pintu tol sebagai sarana penukaran uang. Akibatnya, banyak diantara pengguna tol yang memang 'sengaja' tidak menyiapkan uang pas ketika membayar tol, termasuk saya hehehe.... Walaupun saya juga sering melakukan hal ini (hehehe..) tapi akhirnya saya pun harus insyaf..

Maka, tatkala beberapa hari kemaren ditawari mbak-mbak dari Bank Mandiri sebuah solusi kartu prabayar untuk membayar tol, e-Toll Card, saya pun membelinya satu dengan harga Rp. 50 rebu. Saya berfikir, tak mungkin menuntut antrian pintu tol lancar, jika saya sendiri secara sengaja ataupun tidak, ikut 'menghambat' jalan tol. Iya tho??

e-Toll Card ini katanya disamping bisa digunakan untuk membayar tol, katanya juga bisa digunakan untuk pembayaran belanja di Indomaret serta membeli bensin. Untuk kedua hal ini sampai saat ini saya belum melakukannya. Saya sih berharap kartu ini bisa digunakan lebih seperti halnya EZ-Link Card di negeri tetangga kita Singapura itu. Disamping bisa digunakan untuk bayar tol diseluruh Indonesia, juga bisa digunakan untuk bayar transportasi lain, misalnya kereta api (KRL), bus kota, taksi, mikrolet, metromini dll. Asyik khan...??

Semoga impian saya tersebut diatas bisa jadi kenyataan, mengingat sampai saat ini pun ternyata e-Toll Card itu sendiri hanya bisa digunakan di pintu tol yang tarifnya Rp. 5500 keatas saja. Sedangkan untuk pintu tol yang tarifnya kurang dari itu, misalnya di pintu tol Dukuh, Taman Mini, kartu ini belum bisa digunakan. Disamping itu, pada beberapa pintu tol juga tidak terdapat display yang bisa menunjukan jumlah debet dan saldo kartu terakhir. Ini juga sempet membuat saya was-was jika terjadi salah debet. Sebab di beberapa forum, banyak yang mengeluhkan telah terjadi dobel debet pada kartu tersebut. Namun, alhamdulillah sampai saat ini belum terjadi hal itu pada saya.

Apakah sampeyan punya pengalaman lain menggunakan kartu ini? Monggo dibagi disini.

Bacaan lain:
- http://www.bankmandiri.co.id/english/article/mandiri-etoll-card.asp
- http://www.jasamarga.com/content/view/168/89/lang,en/
- http://kalipaksi.com/2009/03/20/e-toll-card-kartu-kredit-khusus-bayar-tol/

» Baca juga artikel yang berkaitan:

1 komentar. Sampeyan sudah?:

Tania Putri mengatakan...

Your website is really inspiring for me to achieve success, keep the spirit.
Otopain Obat Tetes Untuk Telinga
Konsultasi Kesehatan