Senin, Juli 07, 2008

Belajar dari Po, Kungfu Panda

Tulisan di bawah ini, asalnya dari Kaskus, karena menurut saya menarik, jadi saya posting aja di blog ini. Semoga bisa bermanfaat bagi siapa aja yang membaca.
------------------------
Po , si Panda jantan, yang sehari-hari bekerja di toko mie ayahnya, memiliki impian untuk menjadi seorang pendekar Kung Fu. Tak disangka, dalam pemilihan Pendekar Naga, Po dinobatkan sebagai Pendekar Naga yang dinanti-nantikan kehadirannya untuk melindungi desa dari balas dendam Tai Lung.

Saat menonton film animasi ini, kita seperti diingatkan tentang beberapa hal:

  1. The secret to be special is you have to believe you're special.
    Po hampir putus asa karena tidak mampu memecahkan rahasia Kitab Naga, yang hanya berupa lembaran kosong. Wejangan dari ayahnya-lah yang akhirnya membuatnya kembali bersemangat dan memandang positif dirinya sendiri. Kalau kita berpikir diri kita adalah spesial, unik, berharga kita pun akan punya daya dorong untuk melakukan hal-hal yang spesial. Kita akan bisa, kalau kita berpikir kita bisa. Seperti kata Master Oogway, You just need to believe.

  2. Teruslah kejar impianmu.
    Po , panda gemuk yang untuk bergerak saja susah akhirnya bisa menguasai ilmu Kung Fu. Berapa banyak dari kita yang akhirnya menyerah, gagal mencapai impian karena terhalang oleh pikiran negatif diri kita sendiri? Seperti kata Master Oogway, kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, saat ini adalah anugerah, makanya disebut Present (hadiah). Jangan biarkan diri kita dihalangi oleh kegagalan masa lalu dan ketakutan masa depan. Ayo berjuanglah di masa sekarang yang telah dianugerahkan Tuhan padamu.

  3. Kamu tidak akan bisa mengembangkan orang lain, sebelum kamu percaya dengan kemampuan orang itu, dan kemampuan dirimu sendiri.
    Master ShiFu ogah-ogahan melatih Po. Ia memandang Po tidak berbakat. Kalaupun Po bisa, mana mungkin ia melatih Po dalam waktu sekejap. Kondisi ini berbalik seratus delapan puluh derajat, setelah ShiFu diyakinkan Master Oogway -gurunya- bahwa Po sungguh-sungguh adalah Pendekar Naga dan Shi Fu satu-satunya orang yang mampu melatihnya. Sebagai guru atau orang tua, hal yang paling harus dihindari adalah memberi label bahwa anak ini tidak punya peluang untuk berubah. Sangatlah mudah bagi kita untuk menganggap orang lain tidak punya masa depan. Kesulitan juga acap kali membuat kita kehilangan percaya diri, bahwa kita masih mampu untuk membimbing mereka.

  4. Tiap individu belajar dengan cara dan motivasinya sendiri.
    Shi Fu akhirnya menemukan bahwa Po baru termotivasi dan bisa mengeluarkan semua kemampuannya, bila terkait dengan makanan. Po tidak bisa menjalani latihan seperti 5 murid jagoannya yang lain. Demikian juga dengan setiap anak. Kita ingat ada 3 gaya belajar yang kombinasi ketiganya membuat setiap orang punya gaya belajar yang unik. Hal yang menjadi motivasi tiap orang juga berbeda-beda. Ketika kita memaksakan keseragaman proses belajar, dipastikan akan ada anak-anak yang dirugikan.

  5. Kebanggaan berlebihan atas anak/murid/diri sendiri bisa membutakan mata kita tentang kondisi sebenarnya, bahkan bisa membawa mereka ke arah yang salah.
    Master ShiFu sangat menyayangi Tai Lung, seekor macan tutul, murid pertamanya, yang ia asuh sejak bayi. Ia membentuk Tai Lung sedemikian rupa agar sesuai dengan harapannya. Memberikan impian bahwa Tai Lung akan menjadi Pendekar Naga yang mewarisi ilmu tertinggi. Sayangnya Shi Fu tidak melihat sisi jahat dari Tai Lung dan harus membayar mahal, bahkan nyaris kehilangan nyawanya. Seringkali kita memiliki image yang keliru tentang diri sendiri/anak/murid kita. Parahnya, ada pula yang dengan sengaja mempertebal tembok kebohongan ini dengan hanya mau mendengar informasi dan konfirmasi dari orang-orang tertentu. Baru-baru ini saya bertemu seorang ibu yang selama 14 tahun masih sibuk membohongi diri bahwa anaknya tidak autis. Ia lebih senang berkonsultasi dengan orang yang tidak ahli di bidang autistik. Mendeskreditkan pandangan ahli-ahli di bidang autistik. Dengan sengaja memilih terapis yang tidak kompeten, agar bisa disetir sesuai keinginannya. Akibatnya proses terapi 11 tahun tidak membuahkan hasil yang signifikan. Ketika kita punya image yang keliru, kita akan melangkah ke arah yang keliru.

  6. Hidup memang penuh kepahitan, tapi jangan biarkan kepahitan tinggal dalam hatimu.
    Setelah dikhianati oleh Tai Lung, Shi Fu tidak pernah lagi menunjukkan kebanggaan dan kasih sayang pada murid-muridnya. Sisi terburuk dari kepahitan adalah kita tidak bisa merasakan kasih sayang dan tidak bisa berbagi kasih sayang.

  7. Keluarga sangatlah penting.
    Di saat merasa terpuruk, Po disambut hangat oleh sang ayah. Berkat ayahnya pula Po dapat memecahkan rahasia Kitab Naga dan menjadi Pendekar nomor satu. Sudahkah kita memberi dukungan pada anggota keluarga kita?
Sumber: Kaskus

Kamis, Juni 05, 2008

Raket nyamuk, terbukti lebih efektif membasmi nyamuk

Sudah beberapa hari ini, raket nyamuk dirumah rusak. Aku sih sudah betulin 2 minggu kemaren. Itu pun harus dengan susah payah, karena tak semudah dibayangkan. Raket nyamuk ini memang telah lama dipakai di rumah. Kebetulan rumah kami yang berada di perkampungan, banyak sekali nyamuknya. Apalagi kalo cuaca panas seperti sekarang ini. Jika musim hujan, nyamuk memang tak banyak berkeliaran. Tapi kalo cuaca panas... huhhh jangan ditanya.

Bisa jadi, raket nyamuk bagi warga Jakarta, merupakan salah satu kebutuhan yang dianggap vital juga. Bayangkan, nyamuk yang notabene merupakan binatang malam, di Jakarta bisa keluar siang-siang :D. Nggigitnya nggak kira-kira. Maka setiap saat kita harus waspada terhadap binatang yang satu ini. Jika lengah, bentol-bentol kulit kita dibuatnya. Itu di kampung saya, yang nggak terlalu padat dan sanitasinya nggak terlalu buruk. Lha, gimana yang tinggalnya di pemukiman padat dengan sanitasi yang jorok? Wehhh... nggak cuman bentol aja 'kali..

Raket nyamuk memang bukan satu-satunya cara untuk mengusir nyamuk. Beberapa cara yang pernah kami gunakan untuk mengusir nyamuk adalah :

  • tepokan tangan, ini cara konvensional ngusirin nyamuk, yang jelas mata harus awas dan sinergi dengan gerakan tangan untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Tingkat efektifitas tinggi, jika gerakan tangan lincah dan tepat mengenai sasaran.
  • obat nyamuk semprot, srot-srot bikin kotor tembok dan lantai. Kadang tak tahan dengan baunya yang bisa bikin batuk. Makanya sekarang nggak kami pakai lagi. Efektifitas tinggi.
  • obat nyamuk bakar, bentuknya melingkar-lingkar kayak ular. Yang paling nggak suka karena asapnya itu lho, bikin batuk. Coba kalo produsennya bikin obat nyamuk bakar yang gak pake asap, mungkin sampai sekarang masih kami pakai. Efektifitas diragukan, karena kita tak tau dimana jasad nyamuk berada.
  • obat nyamuk elektrik, bentuknya kotak-kotak berwarna biru. Baunya khas dan tak menimbulkan asap. Cuman sayang, dia nyedot listrik sepanjang malam dengan daya 5 watt. Tapi alat ini sampai sekarang masih kami pakai. Efektifitas lumayan, minimal kita kerasa nyaman karena nyamuk sudah tak nguing-nguing bikin pusing kepala.
  • lotion anti nyamuk, baunya yang harum. Lumayan efektif dan disukai si Lintang. Tapi karena ada info yang katanya nggak baik untuk kulit untuk digunakan terus-menerus, jadi sekarang udah gak pake lagi. Efektifitas lumayan lah. Walau tak bisa maksimal, tapi minimal badan jadi harum..hehehe...
  • raket nyamuk, nah ini dia alat pengusir nyamuk yang menurut saya sangat efektif. Disamping bisa ngusirin nyamuk, badan bisa bergerak. Jadi disamping nyamuk mati, badan juga bisa berolahraga hehehe... Suaranya drett..drettt itu bikin hati puas. Kalo belum puas, begitu nyamuk kena jaring, disetrum aja sampai hangus dan berasap... (kata nyamuk --> oh sungguh kejam manusia..). Efektifitas maksimal, puas lahir dan batin.
Nah, dari ketiga cara tadi, raket nyamuk terbukti masih merupakan yang terbaik dalam fungsinya membunuh nyamuk.

Namun, raket nyamuk dirumah masih rusak juga, walaupun aku udah betulin sampai kesetrum-setrum. Ya, sudahlah mendingan beli baru aja.

Minggu, Juni 01, 2008

Pancasila yang terlupa

Pancasila

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Apakah masih ingat dengan teks tersebut?
Ternyata banyak juga dari kita yang sudah tak ingat lagi dengan urutan teks tersebut. Bahkan saat ini tak jarang dari pegawai pemerintah pun telah melupakan teks tersebut.

Teks Pancasila yang kita kenal saat ini diperkenalkan pertama kali oleh mantan Presiden Pertama RI, Sukarno pada 1 Juni 1945. Oleh karena itu, setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahirnya Pancasila. Sebelum Pancasila diperkenalkan, sejarah mencatat ada beberapa usulan tentang falsafah berbangsa. Antara lain Lima Dasar yang diperkenalkan oleh Muh. Yamin pada 29 Mei 1945 dan Panca Darma yang diperkenalkan oleh Supomo pada 31 Mei 1945. Pancasila dikenal sebagai falsafah, pandangan hidup dan dasar negara RI.

Trus, apakah ngefek jika kita tak hafal dengan urutan teks Pancasila? Dulu sih sewaktu masih sekolah, kami harus hafal dengan urutan teks Pancasila. Bahkan tak hanya itu, butir-butir pedoman penghayatan dan pengamalan Pancasila (P4) yang 45 butir itupun kami harus hapalkan. Kalo enggak, tentu saja kami tak lulus di matapelajaran PMP (Pelajaran Moral Pancasila <-- masih ada nggak sih matapelajaran ini). :D

Sekarang, waktu mungkin telah berubah. Boro-boro mau menghayati dan mengamalkan Pancasila, energi rakyat Indonesia telah terkuras habis untuk memikirkan harga-harga yang pada naik menyusul kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah. Padahal pemerintah belum bisa membuat rakyatnya sejahtera. Bagaimana mungkin mau memikirkan Pancasila, jika mikir perut yang keroncongan saja masih bingung? Tapi semoga ini, hanya opini saya yang salah. Karena saat ini yang telah melupakan Pancasila tidak hanya dari kalangan ekonomi menengah kebawah, tapi juga merata. Masyarakat dengan golongan ekonomi menengah keataspun juga banyak yang lupa teks Pancasila.

Rakyat Indonesia mungkin masih banyak yang mengakui dan berserah diri kepada Tuhan YME. Negara boleh jadi masih melindungi kebebasan rakyatnya untuk menganut dan menjalankan agamanya. Namun, kekerasan masih terjadi dimana-mana. Bahkan hari ini ada kekerasan yang dilakukan oleh satu kelompok yang mengatasnamakan pembela agama untuk tindakan penyerangan pada kelompok lain. Masyaalllah... inikah bukti bahwa nilai-nilai luhur Pancasila sudah tak menjadi bagian dari kehidupan rakyat Indonesia?

Oh, Pancasila.
Satu persatu nilai-nilai luhur Pancasila sudah tak lagi hinggap di hati bangsa ini dalam kehidupan sehari-hari. Rasa persatuan, nilai musyarawah untuk mufakat, nilai keadilan dan kemanusiaan telah pudar seiring perjalanan waktu. Mungkinkah Pancasila sudah tak cocok lagi sebagai falsafah, pandangan hidup dan dasar berbangsa kita?

Sumber bacaan:
[1] Soekarno, Pancasila, dan Sejarah Teks, http://handsoff.blog.dada.net/post/731595/Soekarno,+Pancasila,+dan+Sejarah+Teks, diakses pada 1 Juni 2008
[2] Irfan Anshory, Omong-omong tentang Pancasila, http://irfananshory.blogspot.com/2007/11/omong-omong-tentang-pancasila.html, diakses pada 1 Juni 2008

Senin, Mei 19, 2008

Baca dokumen Ms. Office 2007 menggunakan Ms. Office 2003

Menjengkelkan memang, jika kita diberikan dokumen yang lumayan penting, tapi begitu dibuka tidak kompatibel dengan aplikasi yang kita punya. Saya bicara tentang kisah beberapa minggu kemaren ketika seorang rekan mengirimkan dokumen draft yang harus direview. Rekan tersebut mengirimkan file berektensi .docx yang merupakan output dari aplikasi perkantoran Microsoft Office 2007. Kenapa juga nggak dikonversi dulu ke format 2003, khan saya bisa langsung buka. Maklum, selain menggunakan OpenOffice, saya masih setia menggunakan Ms. Office 2003.

Syukurlah, akhirnya setelah cari referensi sana-sini (aslinya cuman cari-cari via Google aja sih..:D) ketemu deh aplikasi yang dibuat oleh Microsoft agar file-file output dari Microsoft Office 2007 seperti .docx (Ms. Word 2007), .xlsx (Ms. Excel 2007) atau .pptx/ppsx (Ms. Powerpoint 2007) bisa dibaca menggunakan Microsoft Office 2003. Aplikasi tersebut dinamain Microsoft Office Compatibility Pack for Word, Excel, and PowerPoint 2007 File Formats

Jadi buat pembaca yang mempunyai masalah yang sama dengan saya, silakan aja langsung download disini.

Kamis, Mei 08, 2008

Biar inget : Gagal konek ke MySQL 5 dari PHP 4

Paling sebel kalo sering lupa. Padahal masalah ini pernah (bahkan sering) aku alami, tapi begitu mengalami lagi lupa sintaksnya. :D Jadi supaya nggak lupa tips ini aku tulis aja disini.

Seringkali kalo kita melakukan koneksi dari aplikasi yang berjalan diatas PHP4 (versi lama) kemudian harus melakukan koneksi ke server database MySQL5, normalnya kita melakukan seting password untuk user sbb :

SET PASSWORD FOR root@localhost = PASSWORD(’mypassword’);
Begitu kita coba konek dari PHP4 (atau versi yang lebih lama) muncul pesan
"Client does not support authentication protocol requested by server; consider upgrading MySQL client"
Supaya kita nggak perlu banyak effort untuk melakukan perubahan, gunakan fungsi OLD_PASSWORD untuk melakukan enkripsi password tsb
SET PASSWORD FOR root@localhost = OLD_PASSWORD(’mypassword’);
Berhasil!

Sumber :
- Mysql OLD_PASSWORD authentication fix
- MySQL5 Manual reference