Tampilkan postingan dengan label hoax. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hoax. Tampilkan semua postingan

Kamis, Februari 11, 2010

Nigerian Spam


Pernahkah sampeyan suatu saat mendapatkan sebuah email yang mengatakan bahwa sampeyan mendapatkan hadiah lotere sekian ribu dollar? Atau juga sampeyan dikirimi sebuah email dari seseorang yang mengaku telah memiliki sebuah warisan dan meminta bantuan sampeyan untuk mencairkan warisan tersebut? Seperti email yang saya terima saat ini.

Ini emailnya:

Nama saya Susan Amson Drake satu-satunya putri dari Nyonya Dian Drake yang Menikah dengan Mr.Drake seorang warga negara bagian british saya dapat berbicara Indonesia. tapi saya tinggal di London (23 Belgrave Street # sq.London, Kerajaan Inggris) umur saya 23 tahun, saya tinggal di London untuk sekolah. Saya tidak punya siapa-siapa. Saya tidak punya kerabat, keluarga saya hanya punya satu anak, yaitu saya. Keluarga saya sangat terkenal, tetapi Tuhan telah mengambilnya kembali, orangtua saya meninggal dalam gempa bumi di Padang Sumatera, sekarang saya hanya sendirian di sini.

Almarhum ayah saya adalah seorang kontaktor dari minyak dan gas di padang

Saya butuh bantuan dari Anda. Almarhum ayah saya memiliki uang sebanyak ($US4million dollar amerika) dari minyak dan gas sebelum ayah meninggal, perusahaan telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memberikan kepada mitra bisnis almarhum ayah saya untuk menyerahkan uang ini kepada saya atas kepercayaannya kepada saya .

Saya mendapat informasi dari Anda, saya akan memberi Anda informasi lebih lanjut tentang masalah ini. saya akan memberitahukan semua dokumentasi untuk mengambil uang dari perusahaan.

Kirim email ke alamat email pribadi saya. mrs.susanamson@live.com
Atau Anda dapat menghubungi saya ke nomor +447-031-838-285,

Hormat saya
Susan Amson Drak
Menurut beberapa referensi di Google, email-email seperti ini disebut dengan Nigerian Spam atau Nigerian Scam dan jelas-jelas bahwa ini adalah salah satu modus penipuan menggunakan teknologi internet. Jika kita mengikuti apa yang diminta, maka selanjutnya kita akan disuruh untuk mengirimkan biaya transfer uang dan asuransinya dengan nilai sekian ratus dollar. Kemudian? Ya sudah uang kita akan menguap dan pihak tersebut tak akan menghubungi lagi kita.

Maka berhati-hatilah, jangan mudah percaya dengan hal seperti ini apalagi memberikan informasi pribadi seperti nama, tanggal lahir, alamat, apalagi nomer kartu kredit terutama 3 nomer yang dibelakang. Jika ini dilakukan, maka jangan heran akan muncul tagihan belanja ke kartu kredit tersebut.

Seperti pesan bang napi, kejahatan terjadi bukan karena niat tapi juga karena adanya kesempatan. Sekali lagi waspadalah..waspadalah.

Referensi:
- http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20081212163154AAMpHuf
- http://www.nigerianspam.com/features-of-spam.htm
- http://en.wikipedia.org/wiki/Advance-fee_fraud

Selasa, April 03, 2007

April mop ala Google

Ada apa di bulan April?
Kalo pertanyaan ini di tanyakan kepada semua orang, pasti jawabnya bisa macam-macam. Kalo saya yang ditanya, maka dengan spontan saya jawab,"..ini bulan kelahiran saya.."

Tapi gimana kalo Anda menanyakan bulan April kepada Google?
Bulan April tahun ini, Google meluncurkan produk baru yaitu Google TiSP. Idenya adalah untuk memberikan koneksi internet gratis kepada pengguna internet menggunakan jalur toilet. Bahkan di websitenya telah dilengkapi petunjuk instalasi, faq bahkan press release untuk menggunakan layanan ini.


Tertarik dengan layanan ini?
Jangan percaya begitu saja, karena tidak semua yang di katakan Google itu benar walaupun terus terang saya akui idenya cukup menarik.

Senin, Januari 29, 2007

Kangkung Hoax (?)

Pagi ini di salah satu milis aku terima email yang rada2 serem, kayak gini :

> Jika Anda penggemar kangkung, baik itu ca kangkung, petis
> kangkung, kangkung cos, dll yang berkaitan dengan kangkung,
> mungkin cerita ini dapat menjadi pertimbangan bagi Anda pada saat
> akan mengkonsumsi kangkung.
>
> Saya mendapat cerita ini dari seorang teman, tapi Saya lupa tempat
> persisnya di negara mana, yang jelas antara Singapura / Malaysia.
>
> Pada suatu hari di rumah sakit terkenal, semua dokter kebingungan
> hanya karena ada seorang anak kecil yang tampan menderita sakit
> perut. Anak itu dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya setelah 2
> hari menderita diare. Sudah bermacam obat sakit perut yang
> diberikan kepada anak itu, namun diarenya tidak kunjung sembuh.
>
> Di rumah sakit orang tua anak tersebut ditanya oleh dokter,
> makanan apa saja yang sudah dimakan oleh anak tersebut selama 2
> hari ini. Orang tua anak itu kebingungan, karena sejak anaknya
> diare otomatis anak tersebut tidak mau makan, dia hanya minum
> susu, itu pun langsung dikeluarkan lagi. Setelah usut punya usut,
> ternyata sebelum menderita diare, malamnya anak tersebut baru saja
> diajak makan kangkung cos di restoran oleh orang tuanya.
>
> Dokter segera melakukan rontgen, ternyata diusus anak tersebut
> telah berkembang biak lintah dengan anaknya yang kecil-kecil.
> Dokter angkat tangan dan menyatakan tidak sanggup mengambil
> tindakan medis apapun. Akhirnya anak kecil tampan yang malang
> itupun meninggal dunia.
>
> Usut punya usut, ternyata lintah itu sebelumnya bersemayam di
> dalam batang kangkung yang besar. Memang, untuk penggemar kangkung
> cos yang paling enak adalah batangnya, apa lagi jika dimasak oleh
> seorang ahli, maka kangkung cos rasanya akan menjadi renyah.
> Lintah yang berada di dalam batang kangkung itu tidak akan mati
> walau dimasak selama apapun, apa lagi untuk kangkung cos
> prosesmemasak tidak terlalu lama untuk menghasilkan rasa kangkung
> yang enak. lintah hanya akan mati jika dibakar.
>
> Di dalam usus anak tadi, lintah yang tadinya hanya 1 dalam 2 hari
> berkembang biak dengan cepatnya karena terus menerus menghisap
> darah yang ada, otomatis dokter juga kebingungan, bagaimana
> mematikan/membersihkan lintah yang telaha sangat banyak tersebut
> dari dalam usus anak malang itu.
>
> Jujur, sejak mendengar cerita itu, kesukaan saya akan kangkung
> menjadi berkurang, boleh dibilang sudah 1 bulan ini saya sama
> sekali tidak mengkonsumsi kangkung dalam bentuk apa pun, bukan
> karena menjadi paranoid, tapi bagi Saya lebih banik menjaga segala
> kemungkinan yang ada, toh tidak hanya kangkung yang dapat kita
> konsumsi, masih banyak sayur lain yang dapat kita makan dengan
> meminimalisir segala kemungkinan "lintah" yang terselip di dalamnya.
>
> Semoga cerita ini dapat menjadi pertimbangan untuk kita semua pada
> saat ingin mengkonsumsi kangkung.


Kalo membaca beritanya serem sekali khan? Walaupun saya bukan salah satu anggota IPK (Ikatan Penggemar Kangkung), tapi saya termasuk yang doyan makan kangkung seperti cah kangkung, terutama kalo pas ke warung seafood.

Tapi kalo diperhatikan dengan seksama, kok kayaknya ada ciri2 hoax mail di berita tersebut. Salah satunya adalah baris sbb :

> Saya mendapat cerita ini dari seorang teman, tapi Saya lupa tempat
> persisnya di negara mana, yang jelas antara Singapura / Malaysia.

Rata-rata hoax mail selalu memberikan informasi yang tidak pasti. Kata-kata "konon kabarnya" yang tidak terlalu jelas sumber beritanya, adalah ciri-ciri hoax.

Lainnya, adalah analisa aneh tidak masuk akal yang menyatakan bahwa lintah tidak akan mati walaupun dimasak selama apapun dan hanya mati hanya dengan cara dibakar. Mungkin tidak aneh kalau masak kangkungnya nggak pake api hehehe.... Dan setahu saya, cara memasak kangkung apalagi batangnya yang besar adalah dengan cara dibelah terlebih dulu. Bukan langsung memasukkan batang yang masih bulet. Tapi entahlah kalo kokinya bukan orang sini.
Sayangnya, saya nggak menemukan efek forward di email ini, namun kalo Anda membaca email ini, pasti tanpa sadar, Anda akan berusaha mengirimkannya ke orang lain bukan?

Jadi masih mau makan kangkung??

Referensi :
- Melawan SPAM dan HOAX Secara Baik dan Benar