Rabu, Maret 07, 2007

Musibah Garuda pagi ini

Ada dagelan menarik dalam bentuk kartun yang di muat di Harian Kompas edisi hari Minggu kemaren (04/03/2007). Si Kribo di gambarkan berada dalam sebuah mikrolet yang tiba-tiba saja seluruh penumpangnya keluar sendiri-sendiri nggak mau melanjutkan perjalanan. Sebab-musababnya di tengarai karena dalam mikrolet tersebut ada penumpang berambut putih. Jelas penggambaran ini adalah sosok yang tidak asing lagi di dunia perhubungan negara kita. Pokoknya para penumpang angkutan nggak mau naik kalo tokoh satu ini nggak keluar dari mikrolet.

Memang, musibah di bidang perhubungan negeri ini timbul secara beruntun. Entah apa yang salah dengan dunia perhubungan negeri ini. Tergelincir dan terbakarnya pesawat Garuda GA-200 tujuan Jakarta-Yogya pagi ini menambah daftar panjang musibah kecelakaan transportasi di negara kita. Saya dan bahkan kawan-kawan sekantor, sebelumnya begitu membanggakan armada ini sebagai maskapai yang cukup aman nggak asal-asalan di bandingkan maskapai yang lain. Sehingga jika kebagian tugas keluar kota/pulau dan menggunakan transportasi udara, saya akan minta agar menggunakan maskapai Garuda. Karena saya pikir ini adalah armada yang sangat menjunjung tinggi keselamatan penumpang.

Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa penumpang dan kru pesawat Garuda GA-200. Terus terang, peristiwa pagi ini menyentakan saya. Bahwa sesungguhnya setiap musibah itu bisa terjadi kapan saja, dimana saja. Memang hanya Allah yang tahu. Tapi, apakah musibah seperti ini tidak bisa diminimalisir? Saya sebagai salah satu pengguna transportasi udara hanya berharap semoga kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali.

Amien.

- Daftar penumpang tewas

» Baca juga artikel yang berkaitan:

0 komentar. Sampeyan sudah?: