Kamis, Februari 14, 2008

Evolusi pengembangan sistem informasi

Membangun sebuah sistem informasi, memang tidak bisa dikatakan mudah. Permintaan calon user yang sering berubah-ubah, waktu yang diberikan, biaya dan sumber daya yang terbatas seringkali membuat pengembangan sistem harus dilakukan dengan menggunakan pemilihan metodologi yang cocok.

Metodologi dapat diartikan sebagai sebuah pendekatan formal atau sebuah rangkaian langkah dalam mengembangkan sebuah sistem. Pemilihan sebuah metodologi sangat tergantung terhadap dua hal yaitu berorientasi kepada bisnis proses atau object data. Menulis sebuah kode tanpa berpikir panjang mungkin bisa dilakukan pada program yang kecil, namun hal ini jarang terjadi pada program yang besar.

Metodologi yang menggunakan pendekatan proses bisnis lebih fokus pada pendefinisian setiap aktifitas yang mendukung sistem tersebut. Metodologi ini lebih menekankan bagaimana sebuat proses yang membutuhkan input dan mengeluarkan output dari system.

Sedangkan metodologi yang menggunakan pendekatan pada object data, lebih menekankan bagaimana data diorganisasi dan konten data yang ada di dalamnya.

Dewasa ini dikenal banyak sekali metodologi yang digunakan dalam pengembangan sistem informasi.

Beberapa yang dikenal antara lain :

  1. Structured Design
    • Waterfall
    • Parallel
  2. Rapid Application Development (RAD)
    • Phased Development
    • Prototyping
    • Throw-Away Prototyping
  3. Agile Development
    • Extreme Programming
    • Scrum
(bersambung)

» Baca juga artikel yang berkaitan:

0 komentar. Sampeyan sudah?: