Senin, Mei 08, 2006

Iklan "disusupi" hantu.

Beberapa tahun terakhir dengan beragamnya acara tivi, saya memang sudah jarang menonton tivi. Namun beberapa minggu ini saya sangat antusias untuk melihat acara tivi terutama SCTV. Bukan karena acaranya bagus. Tetapi saya ingin membuktikan dengan mata kepala sendiri kebenaran isyu yang muncul di beberapa milis dan forum diskusi tentang munculnya hantu di iklan SCTV "Satu untuk semua". Isu ini lebih mirip dengan iklan sampo yang beberapa tahun yang lalu juga digosipkan disusupi oleh hantu. Apa iya hari gini masih ada hantu ? atau itu cuman isyu aja biar banyak yang nonton SCTV kayak saya.

Kebetulan sinyal SCTV diterima kurang bagus di tempat saya. Sinyalnya mruwek. Sehingga saya pun belum menemukan klip iklan yang dimaksud. Untungnya pagi ini saya menemukan capture klip tersebut dari salah satu milis yang saya ikuti.


Coba lihat, penari belakang di sebelah kiri tersebut. Tampangnya aneh dan lebih mirip kuntilanak. Inilah yang di anggap sebagai hantu oleh sebagaian penonton. Hmm.... bener gak sih... saya kok nggak percaya ya..??? Coba foto yang lain.


Ternyata hantunya ada dua yaitu di stage belakang kiri dan kanan. Masih nggak jelas? Mungkin gambar yang lain.


Atau yang ini barangkali? Lihat sekarang di sebelah kiri paling belakang.


Bagaimana menurut pendapat Anda? Kalo saya sih kok masih nggak percaya ya. Buktinya saya belum merinding ..heheh...

» Baca juga artikel yang berkaitan:

2 komentar. Sampeyan sudah?:

w2hyu mengatakan...

aku juga rada2 ragu klo itu beneran hantu... soalnya bentuknya koq kayak yg di film2... apa iya bentuk hantu kayak gitu?! terus coba perhatiin kostum penari yg lain, kostumnya aneh2 kan?! nah, kostum yg aneh aja bisa dibikin, terus apa susahnya sih bikin kostum yg mirip 'hantu' tinggal gunting kain putih terus dijahit jadi deh hehe...
eh, met kenal ya buat yg punya blog :-)

Tatang Kuswara mengatakan...

Iya saya juga meragukan.
Masa iya ada hantu ber jejeran baris di belakang kiri,kanan kostum itu ma...uhuuuy...tergantung anda yg ber pendapa