Kamis, Oktober 16, 2008

Tips memasang regulator tabung gas biar ndak bocor

Saat ini di kota-kota besar seperti Jakarta atau Surabaya, ibu-ibu tak lagi memasak menggunakan kompor minyak tanah. Pemerintah telah "berhasil" melaksanakan program konversi energi dari minyak tanah ke gas elpiji. Tabung-tabung gas ukuran 3kg-pun saat ini menghiasi hampir diseluruh dapur-dapur ibu-ibu.

Memang, pemerintah bekerjasama dengan Pertamina sebagai penguasa tunggal perminyakan dan gas di Indonesia telah membagikan kompor dan tabung gas secara gratis ke hampir semua rumah tangga. Sayangnya, kualitas tabung dan berbagai perlengkapan tersebut jauh dibawah kualitas yang baik. Hal ini ditandai adanya berita meledaknya tabung gas 3kg pemberian pemerintah tersebut. Ya, beginilah kalo yang namanya gratisan.... Rakyat kecil hanya bisa pasrah saja.

Apalagi pas mau masang tabung regulatornya ke kompor gas. Ternyata tak seindah yang diiklankan. Tabung gas ukuran 3 kg sangat rentan bocor pada ujung tabungnya. Ini yang beberapa kali hal ini saya alami saat memasang tabung gas ini. Begitu regulator ditancapkan, maka langsung bunyi sssss...ssss mendesis keluar dari ujung tabung. Pikiran saya yang pertama, saya balik lagi ke warung penjual gas dan minta tuker. Namun hal ini nggak menyelesaikan masalah. Tabung gas hasil penukaran sama aja. Walau, memang kadang-kadang hal ini berhasil juga sih.

Sebenarnya kalo dipikir-pikir, bagi rakyat kecil lebih mudah mengoperasikan minyak tanah. Tapi dengan dalih banyaknya penyelundupan ke luar negeri, maka nasib si minah ini akhirnya diputus oleh pemerintah. Padahal langkah tersebut menunjukan manajemen Pertamina sudah kehabisan akal membuat manajemen distribusi minyak tanah yang baik. Sudah menjadi rahasia umum, jika penyelundupan yang terjadi malah melibatkan orang-orang Pertamina itu sendiri. Akhirnya diada-adakanlah program konversi minyak tanah ke gas elpiji yang katanya lebih murah itu. Padahal sampai saat saya menulis blog ini, harga gas elpiji di tingkat pengecer sudah ada yang mencapai Rp. 16.000 dari yang awalnya Rp. 12.000! Dasar pemerintah ndak bisa dipercaya!

Tapi nasi udah jadi bubur, mau diapain lagi. Sekarang tinggal kasih tipsnya nich.
Bisa jadi, masalah masang regulator gas elpiji 3kg yang gampang ngowos itu, bukan cuman saya alami seorang diri. Nah, setelah saya amati, ternyata kebocoran tersebut karena kualitas karet yang berada dalam lubang kurang baik. Jadi, saya melakukan langkah-langkah berikut (catatan: regulator dan kabel gas dalam kondisi baik):

1. Amati karet hitam yang berada di ujung tabung.
Biasanya ngowos tersebut karena cincin karet sudah tidak bagus lagi. Biasakan pada saat membeli gas, minta sekalian karet tambahan. Ada kalanya jika nasib lagi mujur, kita mendapatkan karet tambahan. Namun jika tidak, sesampai dirumah, ambil aja karet hitam tersebut. Rendam kedalam minyak tanah biar mekar. Lho? Tapi khan sekarang ndak punya minyak tanah. Oh, iya hehehe... Kalo gitu rendam aja karet tersebut di air sabun. Beberapa kali saya melakukan hal ini dan berhasil.

2. Jika langkah 1 diatas masih tetap ndak berhasil membuat suara mendesis di regulator hilang alias masih bocor, berarti gunakan langkah ini. Ambil sabun mandi atau sabun batangan. Potek sedikit dan oleskan melingkar di ujung luar tabung. Inget, jangan sampai menutupi ujung tabung itu sendiri ya. Ntar malah ndak bisa keluar gasnya! Oleskan hingga merata, kemudian tutup dengan tabung dengan regulator. Daaannnn... hups! Pasti suara desisan akan hilang.

Semoga kedua tips tersebut bermanfaat. Sampeyan juga boleh sharing disini jika ada cara lain untuk menutup kebocoran gas saat memasang regulator. Selamat mencoba!

PERHATIAN
Saya tidak menjamin bahwa seluruh tips yang saya sebutkan berhasil dan aman. Kedua tips tersebut sampai saat ini masih sering saya gunakan dan aman-aman saja. Namun demikian, saya tidak bertanggungjawab jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan gara-gara mengikuti tips yang saya sampaikan.

» Baca juga artikel yang berkaitan:

6 komentar. Sampeyan sudah?:

Xotri mengatakan...

Komment yah mass...
http://sekedar-komentar.blogspot.com/2009/03/elpiji-meledak-gimana-cara-mencegahnya.html

nah kommont ku disitu aja deh... sekalian promosi blog.. he.. he... thanks tipsnya mass...

Teguh Wibisana mengatakan...

Pake ALARM KEBOCORAN ELPIJI (di www.livotech.com) aja.......
alarm ini akan membantu dengan menjaga aset anda selama 24 jam sehari dan 365 hari setahun penuh, dan kita tidak perlu lagi was-was.

thanks
Teguh
www.livotech.com

achankoe mengatakan...

makasiha ya mas atas infonya, tagi pagi juga gua mo masang regulator, tapi bunyi mulu, dah pake karet tambahan dilehernya tapi masih buniy .... sssssss ... , dah ganti karet pengamannya pun masih juga bunyi, ... nanti gua coba dah, ini tips ... moga-moga bisa lancar ... makasih ya ...

anto mengatakan...

selain cara diatas mungkin sebagai tambahan bisa juga dengan menggunakan lilin permainan warna warni yang sering digunakan oleh anak TK mas. Caranya cukup tempelkan saja lilin tersebut mengelilingi bagian regulator.

Rental Mobil Jogja - Sewa Mobil Jogja mengatakan...

Artikel bagus ini bermanfat sekali

kekayaan alam mengatakan...

ada cara lain g selain itu?
obat pembesar herbal