Kamis, Maret 25, 2010

Menjajal Internet Unlimited dari 3 (Three/Tri)

Saat ini banyak sekali operator selular yang berlomba-lomba menawarkan akses data ke internet tanpa batas. Diantara operator-operator tersebut, Tri (3) salah satu operator asal Inggris ini berani menawarkan koneksi data internet unlimited cuman Rp. 85 ribu perbulan. Sungguh tawaran yang sangat menarik!!

Sebelumnya saya pernah menjajal beberapa operator yang menawarkan layanan serupa. Misalnya Indosat Broadband 3,5G yang menawarkan layanan koneksi internet unlimited Rp. 100ribu perbulan. Awalnya memang kecepatan yang didapat sungguh fantastis, namun seiring dengan jumlah user yang semakin meningkat, lambat laun kecepatan yang didapatkannya juga menurun.

Tri menawarkan paket yang lebih murah lagi dengan menggunakan sistem prabayar. langkah pertama tentu saja kita harus membeli kartu perdana Tri yang bisa di dapatkan di counter pulsa dengan harga Rp. 5rebu saja. Selanjutnya setelah kita melakukan aktivasi, kita harus mengisi saldo pulsa minimal seratus ribu. Memang agak susah sih jika kita ingin mengisi pulsa dengan nomimal tersebut secara langsung di counter pulsa karena biasanya yang tersedia dalam bentuk voucher dengan nominal tertinggi Rp 30rebu. Paling gampang isi saja menggunakan ATM atau internet banking misalnya Internet Banking BCA.

Langkah selanjutnya, kita harus mengaktifkan layanan koneksi internet unlimitednya. Caranya dengan mengirimkan SMS ke nomor 234 dengan isi MAU DATA. Tunggu beberapa saat sampai mendapatkan SMS notifikasi aktivasinya.

Setelah aktif, pulsa kita akan langsung kedebet sebesar Rp. 85rebu dan layanan koneksi internet unlimited ini akan berlaku sampai 30 hari kedepan.

Statistik koneksi menggunakan Mobile Partner dapat ditunjukan gambar dibawah.

Lihat hasil pengujian menggunakan speedtest.net.

Sekarang kita uji untuk download sebuah file sebesar 200MB, hasilnya cukup lumayan. Koneksinya lumayan stabil dengan kecepatan berkisar antara 50 Kbps s/d 90 Kbps. Sehingga file sebesar itu hanya membutuhkan waktu tak lebih dari setengah jam saja. Hmmm... sungguh lumayan...

Sayangnya, tidak semua area mendapatkan cakupan sinyal Tri dengan baik. Layanan menarik ini tidak bisa saya gunakan di sekitar daerah Lubang Buaya (a.k.a rumah saya, gan.. *** sedih *** )

Jadi, tertarik ingin mencoba? Jangan lupa share reviewnya disini ya..

Catatan:
- Ujicoba menggunakan Notebook Lenovo Y410, Modem Huawei E220.
- Lokasi Wisma SMR, Sunter Jakarta Utara

Update:
Barusan dapat info dari Customer Care Tri

3care <3care@three.co.id> hide details 3:09 pm (0 minutes ago)
to Irwan Suprayitno
date Mar 30, 2010 3:09 PM
subject RE: Coverage sinyal 3G Tri di Lubang Buaya Jaktim
mailed-by three.co.id

Kepada Yth

Bapak Irwan Suprayitno

Terima kasih atas kepercayaan Bapak dalam menggunakan layanan kami.

Untuk jaringan 3G dan HSDPA diwilayah Bapak Irwan lubang buaya Cipayung bahwa kita belum ada rencana untuk pengembangan disana setidaknya dalam 6 bulan kedepan. Kami akan terus melakukan perluasan jaringan demi kepuasan seluruh pelanggan 3.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan.

Apabila Bapak Irwan masih memerlukan informasi terkait dengan layanan kartu 3, silahkan menghubungi kami.

Hormat kami,

Ubayanti

3Care
100 dari kartu 3paskabayar Anda (Bebas pulsa)
200 dari kartu 3prabayar Anda (Berbayar)
0896-44000-123 /100/200 dari nomor lainnya
www.three.co.id
Ternyata, Indosat 3,5G Broadband masih tetap juaranya untuk urusan koneksi internet.

Selasa, Maret 23, 2010

Mengunci File/Folder di Windows Tanpa Software Tambahan

Artikel ini bisa jadi berguna bagi sampeyan yang banyak menyimpan data-data rahasia dan tak ingin diketahui oleh orang lain. Data-data penting tersebut bisa kita kunci dengan menggunakan sandi tertentu. Sehingga orang yang ingin membukanya tanpa tahu sandinya akan kesulitan untuk membacanya.

Memang saat ini banyak perangkat lunak yang ditawarkan untuk melakukan hal tersebut diatas. Dari yang berbayar hingga yang gratis. Tapi kali ini kita mencoba memprotek file dan folder tanpa menggunakan software-software tersebut. Cukup dengan menggunakan Notepad saja.

Langkah pertama, download file text yang berisi kode batch file.

LockCode.txt

Buka file tersebut di dalam program Notepad kemudian ganti perintah "“type your password here” menjadi password yang dikehendaki. Simpan file ini menjadi file LockCode.bat

Ada baiknya sampeyan mengubah settingan folder di Folder Options dari menu Tools pada My Computer atau Windows Explorer agar kita bisa tahu extension file yang ada.

Pada kotak dialog, pilih tab View kemudian carilah checkbox Hide extensions for known file types dan uncheck kotak tersebut.

Sekarang kita bisa melihat file LockCode.bat lengkap beserta ekstensinya.

Langkah selanjutnya, klik dua kali file LockCode.bat tersebut. Jika pada folder dimana file LockCode.bat berada tidak terdapat folder bernama Locker, maka folder tersebut akan terbentuk. Folder-folder yang lain dapat kita tambahkan di script file LockCode.bat.

Selanjutnya, jika kita melakukan double klik pada file LockCode.bat maka akan terdapat pertanyaan, apakah kita akan melakukan penguncian terhadap folder Locker tersebut. Jawab Y jika kita akan melakukan penguncian dan jawab N jika kita melakukan sebaliknya.

Untuk membuka kunci dari folder Locker, kita bisa melakukan double klik pada file LockCode.bat, maka kita akan diminta untuk memasukan sandi. Sandi ini harus sesuai dengan sandi yang pertama kali kita masukan saat melakukan editing file LocCode.bat tadi.

Tips:
Mungkin sampeyan merasa metode ini masih belum aman benar karena password masih tersimpan di file LockCode.bat. Untuk mengatasi hal ini, pada saat setelah sampeyan melakukan penguncian file/folder berhasil, silakan ubah password yang terdapat pada file LockCode.bat dengan password dummy. Tapi ingat sampeyan harus ingat betul password yang benar. Jika tidak, maka ini akan jadi masalah, karena sampeyan jadi ndak bisa membuka kunci folder yang sampeyan proteksi.

Jika ternyata cara diatas masih juga kurang manjur, maka dianjurkan setalah berhasil melakukan proteksi folder, langsung hapus/delete saja file LockCode.bat. Nanti untuk membuka kuncian folder, sampeyan bisa membuat file LockCode.bat dari file LockCode.txt yang sudah sampeyan download tadi.

Catatan:
- Terimakasih buat Rakshit Khare dan Lori Kaufman atas artikelnya yang bermanfaat.

Kamis, Februari 11, 2010

Nigerian Spam


Pernahkah sampeyan suatu saat mendapatkan sebuah email yang mengatakan bahwa sampeyan mendapatkan hadiah lotere sekian ribu dollar? Atau juga sampeyan dikirimi sebuah email dari seseorang yang mengaku telah memiliki sebuah warisan dan meminta bantuan sampeyan untuk mencairkan warisan tersebut? Seperti email yang saya terima saat ini.

Ini emailnya:

Nama saya Susan Amson Drake satu-satunya putri dari Nyonya Dian Drake yang Menikah dengan Mr.Drake seorang warga negara bagian british saya dapat berbicara Indonesia. tapi saya tinggal di London (23 Belgrave Street # sq.London, Kerajaan Inggris) umur saya 23 tahun, saya tinggal di London untuk sekolah. Saya tidak punya siapa-siapa. Saya tidak punya kerabat, keluarga saya hanya punya satu anak, yaitu saya. Keluarga saya sangat terkenal, tetapi Tuhan telah mengambilnya kembali, orangtua saya meninggal dalam gempa bumi di Padang Sumatera, sekarang saya hanya sendirian di sini.

Almarhum ayah saya adalah seorang kontaktor dari minyak dan gas di padang

Saya butuh bantuan dari Anda. Almarhum ayah saya memiliki uang sebanyak ($US4million dollar amerika) dari minyak dan gas sebelum ayah meninggal, perusahaan telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memberikan kepada mitra bisnis almarhum ayah saya untuk menyerahkan uang ini kepada saya atas kepercayaannya kepada saya .

Saya mendapat informasi dari Anda, saya akan memberi Anda informasi lebih lanjut tentang masalah ini. saya akan memberitahukan semua dokumentasi untuk mengambil uang dari perusahaan.

Kirim email ke alamat email pribadi saya. mrs.susanamson@live.com
Atau Anda dapat menghubungi saya ke nomor +447-031-838-285,

Hormat saya
Susan Amson Drak
Menurut beberapa referensi di Google, email-email seperti ini disebut dengan Nigerian Spam atau Nigerian Scam dan jelas-jelas bahwa ini adalah salah satu modus penipuan menggunakan teknologi internet. Jika kita mengikuti apa yang diminta, maka selanjutnya kita akan disuruh untuk mengirimkan biaya transfer uang dan asuransinya dengan nilai sekian ratus dollar. Kemudian? Ya sudah uang kita akan menguap dan pihak tersebut tak akan menghubungi lagi kita.

Maka berhati-hatilah, jangan mudah percaya dengan hal seperti ini apalagi memberikan informasi pribadi seperti nama, tanggal lahir, alamat, apalagi nomer kartu kredit terutama 3 nomer yang dibelakang. Jika ini dilakukan, maka jangan heran akan muncul tagihan belanja ke kartu kredit tersebut.

Seperti pesan bang napi, kejahatan terjadi bukan karena niat tapi juga karena adanya kesempatan. Sekali lagi waspadalah..waspadalah.

Referensi:
- http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20081212163154AAMpHuf
- http://www.nigerianspam.com/features-of-spam.htm
- http://en.wikipedia.org/wiki/Advance-fee_fraud

Senin, Oktober 05, 2009

Bagaimana memilih metodologi pengembangan sistem yang tepat?

Pada tulisan sebelumnya saya telah memaparkan beberapa metodologi yang dapat digunakan dalam pengembangan sebuah sistem informasi. Pertanyaannya kemudian, metodologi apa yang sebaiknya digunakan?


Memilih sebuah metodologi bukanlah hal yang mudah dilakukan karena tidak satupun metodologi yang bisa dikatakan terbaik. Setiap organisasi biasanya memiliki standarisasi tertentu. Sebenarnya banyak hal yang bisa dijadikan pertimbangan dalam pemilihan sebuah metodologi. Pada gambar berikut ditampilkan komparasi dari metodologi pengembangan sistem.

Klik untuk memperjelas gambarBeberapa pertimbangan pemilihan metodologi meliputi; kejelasan kebutuhan pengguna (clarity user requirement), penguasaan teknologi (familiarity with technology), tingkat kerumitan sistem (system complexity), tingkat kehandalan sistem (system realibility), waktu pelaksanaan (short time schedules) dan visibilitas jadwal pelaksanaan (schedule visibility)
  • Kejelasan kebutuhan pengguna
    Jika pada suatu saat kita dihadapkan pada kondisi ketidakjelasan kebutuhan pengguna, maka metodologi RAD berbasis prototipe dan prototipe sekali pakai (throwaway prototyping) merupakan salah satu metodologi yang tepat untuk digunakan.

  • Penguasaan teknologi
    Penguasaan teknologi merupakan satu bagian yang vital untuk dipertimbangkan dalam menentukan sebuah metodologi. Familiaritas terhadap teknologi dasar yang tidak memadai akan menimbulkan pembengkakan waktu dan biaya.

  • Tingkat kerumitan sistem yang akan dibangun
    Sistem yang kompleks membutuhkan analisis dan desain yang sangat hati-hati. Oleh karena itu methodologi agile dan prototyping dipandang kurang begitu baik diterapkan jika tingkat kerumitan sistem sangat tinggi.

  • Tingkat kehandalan sistem
    Kehandalan sistem biasanya merupakan faktor penting dalam pengembangan sistem. Metodologi berbasis prototipe umumnya bukan pilihan yang baik karena mereka kurang berhati-hati tahap analisis dan desain.

  • Waktu pelaksanaan pengembangan
    Metodologi berbasis RAD cocok untuk proyek-proyek dengan jadwal waktu singkat yang membutuhkan kecepatan deliverables. metodologi berbasis waterfall adalah pilihan terburuk ketika waktu adalah penting karena tidak memungkinkan untuk memudahkan perubahan jadwal.

  • Visibilitas jadwal pelaksanaan
    Metodologi berbasis RAD banyak bergerak dari keputusan2 penting sehingga metodologi ini paling cocok diterapkan jika manager proyek mengenali dan memberikan perhatian lebih bagi tahapan yang mempunyai faktor resiko dan ekspetasi yang tinggi.
Setelah membaca ulasan ini, semoga kita tak lagi bingung untuk mencantumkan metodologi apa yang akan digunakan saat kita mulai menuliskan sebuah proposal proyek pengembangan sistem informasi. Semoga...

Referensi:
- Systems Analysis and Design with UML Version 2.0: An Object-Oriented Approach, 2nd Edition, Alan Dennis, Barbara Wixom, and David Tegarden, 2005

Senin, September 14, 2009

Mengenal Metodologi Pengembangan Sistem Informasi

Pada saat dihadapkan pada pemilihan metodologi pengembangan sistem, banyak diantara kita yang akhirnya bingung. Padahal salah menentukan metodologi, dapat merembet ke penyusunan jadwal, staffing proyek, biaya dan lain-lain. Oleh karena itu, pemilihan metodologi menurut saya merupakan bagian yang lumayan penting, tidak hanya pada saat pengembangan sistem informasi namun juga pada pengembangan proyek-proyek lain.

Dalam pengembangan sebuah sistem, kita mengenal konsep SDLC (system development life cycle). Secara global definisi SDLC dapat dikatakan sebagai suatu proses berkesinambungan untuk menciptakan atau merubah sebuah sistem, merupakan sebuah model atau metodologi yang digunakan untuk melakukan pengembangan sistem. Dapat dikatakan dalam SDLC merupakan usaha bagaimana sebuah sistem informasi dapat mendukung kebutuhan bisnis, rancangan & pembangunan sistem serta delivering-nya kepada pengguna.

Secara umum, tahapan SDLC meliputi proses perencanaan, analisis, desain dan implementasi.

Planning
Proses perencanaan biasanya lebih menekankan pada alasan mengapa sebuah sistem harus dibuat.

Analysis
Tahapan perencanaan ini kemudian dilanjutkan dengan proses analisis yang lebih menekankan pada siapa, apa, kapan dan dimana sebuah sistem akan dibuat.

Design
Sedangkan pada proses desain lebih menekankan kepada bagaimana sistem akan berjalan
Implementation
Tahap terakhir dilanjutkan dengan fase implementasi yaitu proses delivery-nya kepada pengguna.

Pendekatan formal tahapan pengembangan sistem disebut metodologi. Saat ini bermacam-macam metodologi dalam pengembangan sistem. Wah, tambah bingung aja milihnya dong.. Nggak usah kuatir, sampeyan dapat memilih metodologi yang tepat disesuaikan dengan kebutuhan proses bisnis dan data yang mendukungnya.

Beberapa metodologi yang biasa dikenal antara lain Structural Design, Rapid Application Development (RAD) dan Agile Development.

Structural Design

Merupakan sebuah metode pengembangan sistem dimana antara satu fase ke fase yang lain dilakukan secara berurutan. Biasanya sebuah langkah akan diselesaikan terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke fase berikutnya. Keuntungan menggunakan metodologi ini requirement harus didefinisikan lebih mendalam sebelum proses coding dilakukan. Disamping itu metodologi ini memungkinkan sesedikit mungkin perubahan dilakukan pada saat proyek berlangsung. Namun, metodologi ini juga mempunyai beberapa kelemahan, diantaranya desain harus komplit sebelum programming dimulai, serta jika terjadi fase yang terlewati, maka biaya yang akan ditimbulkan akan lumayan besar.

Bagian dari metodologi ini antara lain Waterfall Modeling dan Parallel Development. Berbeda dengan Waterfall Modeling, Parallel Development memungkinkan beberapa fase dilakukan secara bersama-sama untuk mempersingkat waktu.

Rapid Application Development (RAD)

Metodologi ini melakukan beberapa penyesuaian terhadap SDLC pada beberapa bagian sehingga lebih cepat untuk sampai ke tangan pengguna. metodologi ini biasanya mensyaratkan beberapa teknik dan alat2 khusus agar proses bisa cepat, misalnya melakukan sesi joint application development (JAD), penggunaan alat-alat computer aided software engineering (CASE Tools), kode generator dan lain-lain.

Beberapa kategori RAD misalnya Phased Development, Prototyping dan Throw-away Prototyping. Phased Development membagi sistem secara keseluruhan menjadi beberapa versi sistem. Setelah desain untuk versi pertama selesai maka akan dilanjutkan ke implementasi. Setelah versi pertama terselesaikan, maka pengembang akan memulai lagi ke versi selanjutnya.

Metodologi prototyping melakukan analisis, desain dan implementasi secara bersamaan, kemudian dilakukan secara berulang-ulang untuk mendapat review dari pengguna. Sebuah prototiping adalah sebuah sistem dalam fungsi yang sangat minimal.
Sedangkan metodologi Throwaway Prototyping hampir sama dengan metodologi Prototyping. Perbedaannya bahwa pada metodologi ini, analisis dilakukan lebih mendalam lagi.

Agile Development

Bisa dikatakan ini merupakan metodologi yang lebih cepat dalam pengembangan sebuah sistem informasi. Metodologi ini melakukan perampingan pada proses pemodelan dan pembuatan dokumentasi. Pengembangan metodologi ini adalah eXtreme Programming dan Scrum.

Referensi:
- Systems Analysis and Design with UML Version 2.0: An Object-Oriented Approach, 2nd Edition, Alan Dennis, Barbara Wixom, and David Tegarden, 2005
- http://en.wikipedia.org/wiki/Systems_Development_Life_Cycle