Kamis, Juli 27, 2006

Duren itu...

Dari Medan tentu saja oleh-oleh yang favorit antara lain Bika Ambon, Durian, Jus Terung Belanda atau Jus Markisa. Namun pada kali ini waktu yang di berikan pendek dan jadwalnya nggak jelas, sehingga aku nggak punya kesempatan untuk jalan-jalan nyari oleh-oleh.

Pada malem kedua sebelum makan malem, kita dapat sempatkan ke salah satu warung penjual durian di jalan Yos Sudarso, Medan. Maklum kang Hud begitu antusias pengen nyobain durian Medan dan kebetulan sekali beliau adalah ahli per durenan :D
Begitu kita duduk, si penjual dengan sigap membukakan satu persatu duren yang dijajakan. Hingga tak terasa sebelas buah telah dibelah. Namun kapasitas "tangkiku" tak lebih dari 7 biji saja... sayang sekali ya... (aslinya sih udah mabuk duren hahaha....)

Esoknya sebelum berangkat ke tempat kerja di Belawan, kami telah titip untuk membeli duren kepada supir yang mengantar kami per kotak seharga Rp. 100.000. Siangnya kang Pumz dan kang Prinjom lah yang selesai duluan, sehingga mereka berdua yang jalan ke tempat si penjual duren. Sedangkan aku dan kang Joe masih ada acara sehingga harus tuntas jam 3 sore mengingat jadwal pesawat ke Jakarta jam 5 kurang 15 menit.

Ternyata acaraku dengan kang Joe bisa tepat selesai jam 3. Alhamdulillah aku bisa balik duluan. Tapi... begitu sampai ke tempat parkir sang supir gak ada... ternyata balik ke kantor di Krakatau. Waduh gimana nich... bisa telat nyampe bandara... aku panik. Akhirnya aku telpon si supir, apa bisa ke Belawan 30 menit? Eh ternyata bisa.. aku menunggu dengan cemas.

Begitu si supir nyampe di Belawan, langsung aku suruh si supir untuk segera ke hotel ngambil barang2ku. Aku sengaja ninggal barang di hotel, karena paginya aku masih ada londri. Nyampe di hotel pukul 4 lewat 5 menit. Ternyata cucian belum ada... aku telpon pihak hotel katanya mau diantar.. lho gimana sih... khan aku udah tulis di londri ordernya balikin ke kamar jam setengah empat????&^&(((*

Sepuluh menit kemudian cucian datang. Berarti hanya ada waktu setengah jam untuk bisa ngejar pesawat. Bisa gak ya...???? Supirnya sih bilang bisa... aku benar2 panik... apalagi kang Prinjom beberapa kali kirim sms yang bikin tambah panik... asem....!!!!

Jalanan menuju bandara macet.. di tiga lampu merah kami terpaksa terhenti. Aduh aku bener2 pucet. Apalagi jam udah menunjukan jam setengah lima lewat...
Akhirnya tepat jam lima kurang lima belas menit nyampe di bandara. Aku berlari menuju gate keberangkatan. Ada kang Prinjom dan kang Pumz yang masih nunggu. Ternyata pesawat delay... asem lagi!!!

Akhirnya, kami nyampe dengan selamat di Jakarta.

Pagi ini bau duren semerbak harum mewangi di kantor. Namun ada yang belum dapet... ya itu sih nasib. Padahal kemaren kang Prinjom juga udah bawa sebagian ke kantor. Sempet bos bilang gak boleh bawa duren ke kantor jika gak merata..hehehe... Waduh, padahal untuk bawa duren itu pun kata kang Prinjom sempet nyogok petugas bandara Polonia Rp 40.000 untuk 3 kotaknya. Ya gpplah.. amal..hehehe...

Kalo mau merata tentu harus bawa banyak tuh duren, trus berapa ya uang sogokannya???

Rabu, Juli 26, 2006

Kesekian kali di Medan

Entah sudah berapa kali aku datang di Medan. Aku singgah pertama kali di kota ini beberapa tahun yang lalu, dan tinggal agak lama ketika kantor membuka kantor cabang baru di jalan Krakatau. Medan yang aku ingat adalah jus terong belanda, Kesawan Square, Danau Toba, Mie Aceh ... (kok ingetnya banyak ke makanan hehehe...)

Tadi siang aku berangkat ke Bandara setelah mengikuti acara Family Gathering di kantor istriku. Namun aku nggak sampai tuntas mengikutinya. Seusai mendapatkan doorprize berupa TV 21 inch Samsung ( heran juga sih... ini kali kedua aku dapat TV di acara FamGat di bulan yang sama... rejeki 'kali ya...???) aku langsung siap2 menuju bandara meninggalkan istri dan anakku Lintang. Maap ya nak... bapaknya mau njalanin tugas... :D

Perjalanan kali ini bersama kang Prinjom, kang Pumz (flyer newbie hehe...), kang Joe dan kang Hud dari BC. Perjalanan biasa aja sampe ketika mau landing di Polonia hujan deres. Maklum namanya pesawat kecil (Boeing 737-500) jadinya terguncang2 terkena awan hitam. Pokoknya gak enak banget deh... Si Pumz nyang newbie aja ampe nyumpah2 nggak bakalan naek pesawat lagi ..hahahaha...

Alhamdulillah, sampe juga di bandara dengan selamat. Acara selanjutnya, tentu aja ke hotel dan nyari makan malem.

Rabu, Juli 19, 2006

Ya Allah ... tsunami lagi...

Sore itu kantor terasa lengang. Beberapa temen banyak yang beraktifitas di luar kantor. Dering telpon di mejaku berbunyi. Tak lama kemudian istriku di seberang sana berbicara. Namun, tak lama kemudian terasa kepalaku pusing dan tirai jendela kantor di lantai 10 ini bergoyang-goyang. Wah gempa lagi nich, pikirku.

Ini adalah gempa yang kesekian kali di Jakarta. Kayaknya gempanya nggak terlalu kencang. Hanya di lantai 10 ini keadaan begitu heboh. Istriku yang sedang ada di rumah saja tidak merasakan apa-apa. Beberapa bos yang sedang mengadakan rapat manajemen di ruang meeting pun keluar ke loby dan siap2 turun ke bawah, takut kalo terjadi gempa susulan. Untunglah walaupun gempa berlangsung hingga tiga kali dari jam 15.00 WIB s/d 16.00 WIB namun tidak terjadi sesuatu apa-apa.

Beberapa rekan berusaha mencari informasi tentang gempa tadi melalui teve dan radio. Pusat gempa ternyata berada di laut selatan Pulau Jawa. Tepatnya di Pantai Pangandaran. Semoga tidak terjadi apa-apa disana.

Esoknya, ternyata dugaanku meleset. Ternyata di Pantai Pangandaran terjadi tsunami. Padahal tahun 2005 BMG pernah meramalkan tidak akan terjadi tsunami di Pangandaran. Emm... maklum yang bikin perkiraan adalah manusia, sedang semuanya adalah ketentuan Allah.

Segalanya berkecamuk di benakku malam itu. Ternyata kita ini sangaaattttt kecil. Tak bisa berbuat apa-apa jika ternyata Allah mempunyai kehendak.

Ya Allah... cobaanmu begitu bertubi-tubi datang kepada kami.
Ya Allah... ampuni semua dosa dan kesalahan kami.
Tabahkan dan berilah kekuatan kepada para korban tsunami ini.
Amien.

Senin, Mei 15, 2006

Baca "Mantra" saat gempa

Jika ada orang bertanya kepada Anda, tahukah siapa orang tua kandung Anda yang sebenarnya? Pasti Anda akan berkata, "Tahu". Namun coba renungkan baik-baik, sebenarnya Anda tahu atau Anda percaya, bahwa orangtua kandung Anda adalah ayah ibu yang hingga sekarang "masih Anda anggap sebagai orang tua" ?

Percaya dan tahu adalah dua hal yang berbeda. Tahu berarti Anda mengetahui sebenar2nya dengan logika. Sedangkan percaya, adalah sesuatu yang Anda pegang teguh sudah tak lagi mengandalkan logika dan omongan orang. Bagaimana Anda tahu bahwa orangtua kandung Anda adalah ayah ibu Anda sekarang. Siapa tahu Anda adalah anak adopsi mereka dan mereka tidak memberitahukannya pada Anda! Mungkin Anda menyangkal, lho lha wong saya udah test DNA kok. Hmm... kalo gitu pengetahuan Anda baru 70%. Siapa tahu pada saat test DNA tersebut terjadi kekeliruan. hehehe...

Jadi sekarang Anda tahu atau percaya orang tua kandung Anda ?
Ya, itu adalah sekelumit bacaan yang Anda bisa baca dari Mantra, buku karangan Deddy Corbuzier. Di bukunya ini Deddy mengajak kita bagaimana memperoleh "kekuatan" hanya dengan mengandalkan ucapan, olah tubuh dan membaca pikiran orang lain. Dan disini tidak ada kata tidak mungkin. Apa yang Anda pikirkan dapat menjadi kenyataan!

Tiba-tiba bumi berguncang, padahal saya baru membaca separuh halaman buku ini. Jakarta terjadi gempa. Saya yang kebetulan berada di lantai 10 gedung SMR merasakan guncangan yang cukup membuat perut mual.

Dan gempa itu terjadilah!

Kamis, Mei 11, 2006

SherryCute yang bikin pusing

Wahai Dinda..
Jalan kita masih terlalu panjang. Mungkin ini hanya do'a belaka untuk mempercayai keabadian tak bertepi. Keabadian yang mungkin saja kini telah mati, hilang bagai ombak yang ditelan samudera misteri, diterbangkan angin beliung yang kemudian menghempaskan keabadian itu dan mencabik-cabiknya hingga lenyap menjadi butiran-butiran debu.

Andai saja belenggu kita berdua saling berikatan, mungkin saat ini kita telah bahagia di dunia perkabungan abadi. Tapi terkadang penderitaan memang harus ada. Kepedihan akan mengantarkan kita menuju kebahagiaan sejati, membimbing kita untuk meniti peta luka tak terperikan, menjadikannya negeri impian para dewa dan peri.

Dan disaat itulah kita terlahir kembali dalam kesendirian yang suci. Perlahan, segala keputusasaan, kesedihan, dan segala rasa yang porak-poranda oleh duka akan terhapuskan oleh senyum penuh kemenangan, senyum yang dulu pernah hilang, senyum yang kini hadir kembali, bersemi, indah seakan semesta ikut berbondong-bondong menyaksikannya.

Apapun yang akan terjadi nanti, Dinda, kuharap engkau akan tetap bertahan dan terus bertahan. Tidak akan berpaling hati ini meski beribu bidadari menghadang setiap jejak langkahku. Tidak akan pernah berpaling hati ini walapun bulan, bintang dan matahari bersimpuh di hadapanku. Dinda, senantiasa tunggulah aku dan saat aku kembali akan kubuat badai yang selama ini mengusik hidup kita sujud di bawah kakimu.

Hanya untukmu.. dari aku yang akan selalu merindukanmu..


Kata-kata romantis yang ditulis menggunakan program Ms Word tersebut diatas, langsung muncul di PC notebookku. Tak lama kemudian akan muncul pertanyaan apakah dokumen tersebut akan dsimpan. Terdapat 3 pilihan "Yes", "no" atau "Cancel". Namun pilihan tersebut gak ada artinya. Apapun yang aku pilih, pasti komputer akan melakukan restart sendiri. Ya, kena virus deh...

Memang udah lama, PC notebook ini gak disusupi virus lagi. Terakhir yang numpang lewat adalah program spyware. Untuk ngebersihinnya aku harus begadang selama 2 hari. Dan sekarang kena lagi dah... Asem! Virus lokal lagi, pasti program antivirus nggak banyak yang bisa ngebersihin, dan ini betul terjadi. Program AVG yang aku pasang nggak mampu nge-detect keberadaan si virus, padahal selalu terupdate engine-nya. Ini udah aku duga. Oke dah say, terpaksa harus berjuang sendiri.

Setelah melihat model2 serangannya, akhirnya komputerku bersih juga dari virus ini. Dan aku akan sharing disini, sapa tahu ada yang bernasib sial, sama dengan aku..heheh

Gejala serangan si virus ada beberapa bentuk, diantaranya :
- memunculkan surat cinta yang otomatis dengan tulisan seperti diatas dalam program MS Word dan beberapa menit akan me-restart komputer.
- Mematikan menu Start | Run
- Mematikan registry editor
- Mematikan task manager
- Mengalihkan panggilan msconfig untuk membuka document Ms Word.
- Mengubah tampilan format jam AM/PM menjadi Sherry
- Mematikan menu Folder Option di Windows Explorer
- Menghidden extension file di Windows Explorer
- Mengubah label folder/disk drive menjadi SherryCute, Sherry Trash, Sherry Documents.
- Mengubah title dan start page Internet Explorer menjadi www.spyrozone.tk <-- hemmm ini dia biang keroknya. Pertama kali yang aku curigai adalah virus mematikan registry editor, task manager dan msconfig. Artinya virus ini bersembunyi di suatu tempat dengan nama tertentu dan kemunculannya di picu oleh setting2 registry dan msconfig. File-file yang disembunyikan antara lain berada di root folder (C:\), di folder C:\Windows dan di C:\Windows\system32. File2 itu adalah :

  1. C:\Vindika-Anastasya.exe
  2. C:\Cinderella.exe
  3. C:\Windows\5herry.exe
  4. C:\Windows\system32\lExplore.exe
Ke-empat file tersebut besarnya 90,112 bytes, hidden dan tertanggal 23/04/2006 02:33 AM. namun ada lagi file yang lain yang bersembunyi di C:\Windows yaitu :
  1. C:\Windows\system32\msconfig.exe (dengan icon Ms Word jika dilihat di Windows Explorer)
  2. C:\Windows\system32\sherry.exe
  3. C:\Windows\system32\olg5.tmp
Ketiga file tersebut besarnya 25 atau 88 bytes, hidden dengan tanggal yang sama dengan tanggal 4 file yang lain. Agar dapat melihat file yang tersembunyi dari Command Prompt pada masing2 folder ketikan :
attrib -h [namafile] [enter]

Dan jangan ragu-ragu untuk menghapus file2 jahanam tersebut! Namun sebelumnya matikan dulu fasilitas System Restore di Windows System.

Selanjutnya kita harus berusaha mengaktifkan registry editor. Untuk itu coba scanning mungkin ada file regedit "jadi-jadian". Jika ternyata ada yang mencurigakan (ukuran, jam create dll). Maka semua file regedit.exe untuk sementara bisa karantina dan ubah menjadi file dengan extension yang lain. Kemudian bikin file regedit.inf yang berisi baris-baris sbb :

[version]
signature=$chicago$
[defaultinstall]
delreg=regedit
[regedit]
HKCU,Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,"DisableRegistryTools"
HKLM,Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,"DisableRegistryTools"
[End]


Kemudian untuk mengaktifkan aku bikin file regenable.reg yang berisi baris sbb :

REGEDIT4

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System] "DisableRegistryTools"=dword:00000000


Klik kanan dan pilih Install file regedit.inf di Windows Explorer. Kemudian dobel klik file regenable.reg yang udah kita buat tadi. Jika ada pertanyaan, apakah ada penambahan, klik "Yes". Kemudian dari Command Prompt panggil registry editor. Ketik regedit [enter].

Pada registry editor cari beberapa key data untuk dihapus sbb :

HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\International
s1159 = Sherry
s2359 = Sherry

HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
SCRNSAVE.EXE = C:\WINDOWS\System32\logon.scr

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
MSOfficeAgent = C:\WINDOWS\5herry.exe
CriticalSystem = C:\WINDOWS\system32\lExplore.exe

Kemudian aktifkan menu Start | Run, Folder Option dll dengan cara mengubah value data menjadi 0, yaitu di :

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
NoDispCpl = 0 [Hexadecimal]
NoFind= 0 [Hexadecimal]
NoFolderOptions= 0 [Hexadecimal]
NoRun= 0 [Hexadecimal]

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
DisableTaskMgr = 0 [Hexadecimal]

Beres dah.. Restart komputer dan selamat menempuh hidup baru ! :D

Catatan :
*) oh, ya... saya nggak bertanggung jawab jika ternyata nggak berhasil dan malah bikin komputer Anda error. Maka pastikan setiap langkah lakukan dengan hati2. Oke!